Warga Kecamatan Sawo Desak badan Gizi Nasional dan SPPI Agar Profesional Terhadap Tupoksinya

Berita, Uncategorized3336 Dilihat
banner 468x60

Nias Utara, 86News.co – Sejumlah awak media mendatangi lokasi Tempat rencana memasak makanan bergizi atau dapur makan bergizi gratis (MBG). yang berlokasi di kecamatan sawo, Yang terlihat dari Luar ada Spanduk yang bertulisan. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lasara Sawo Kecamatan Sawo. Senin (18/08/2025).

Kedatangan awak media bermula dimana salah seorang warga sekitar memberi informasi bahwa salah satu rencana dapur umum yg sedang di verifikasi pihak BGN dan SPPI di daerah kecamatan sawo di duga kuat ada Sepiteng di lokasi pengemasan makan bergizi serta luas dapurnya tidak memenuhi standar kualifikasi.

banner 336x280

Namun pada saat tiba di lokasi beberapa awak media menuai rasa kekecewaan karena pihak yayasan penyedia makanan bergizi tidak memperkenankan awak media untuk masuk ke dalam ruangan dengan alasan harus izin dulu kepada oknum berinisal “AR”. Kata Ama Jakson Telaumbanua.

Menanggapi hal itu Aris Harefa dari media laba-laba News, menyatakan bahwa Kendatipun kita tidak di perkenankan masuk untuk meninjau lokasi yang diduga kuat ada Sepiteng tersebut, tentunya kita masih punya alat bukti lainnya berupa foto dan vidio yang di berikan oleh warga setempat,”kata Aris Harefa dengan nada kecewa.

Di lokasi yang sama Agus Hulu dari Media Investigasimabes. Menjelaskan dalam Program makan bergizi gratis di sekolah dirancang untuk meningkatkan kesehatan dan kinerja akademik siswa. Pentingnya pemberian nutrisi pada siswa akan berdampak terhadap Kesehatan pada Anak, pemberian nutrisi yang baik bagi anak akan membuat anak cenderung lebih sehat, lebih aktif, dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih baik.

Tentunya aspek yang paling penting adalah kebersihan lokasi dapur, harus sterill. oleh karena itu kita sangat berharap agar pihak BGN lebih profesional untuk menentukan lokasi Dapur Umum sesuai dengan juknis dan aspek lokasi secara menyeluruh, baik dari aspek fasilitas, peralatan, kebersihan dan prosedur operasional dapur serta kompetensi tenaga ahli gizi yang terlibat.

“Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa dapur mampu menyediakan makanan yang aman, bergizi seimbang, dan sesuai dengan kebutuhan siswa,”tegas Agus hulu.

Saat di konfirmasi kepada inspektorat Badan Gizi Nasional Pusat (BGN) Pak Dadang, dia berharap kepada petugas BGN yang melaksanakan tugas di kabupaten Nias Utara agar tetap berpedoman pada juknis terhadap setiap penempatan lokasi dapur pengelolaan makanan bergizi, dan lakukan verifikasi secara profesional dan bekerjalah sebaik-baiknya,”pesannya. (Fzal).

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *