Jakarta -86News co – Di tengah riuhnya aksi protes terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap memberatkan rakyat, sebuah insiden tragis menimpa seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan. Peristiwa ini terjadi saat aparat keamanan berupaya membubarkan massa yang berunjuk rasa.Jakarta Kamis 28/08/2025
Affan Kurniawan, seorang pemuda berusia 21 tahun asal Jatipulo, Palmerah, Jakarta Barat, pada malam nahas itu tengah menjalankan tugasnya sebagai pengemudi ojek online. Ia tidak terlibat dalam aksi demonstrasi dan hanya berniat mengantarkan pesanan pelanggan.
Namun, takdir berkata lain. Ketika mobil taktis Brimob melaju dengan kecepatan tinggi sambil membunyikan sirine, massa aksi panik dan berhamburan mencari perlindungan. Sayangnya, Affan tidak sempat menghindar. Ia tertabrak dan terlindas oleh kendaraan yang seharusnya bertugas menjaga keamanan masyarakat.
“Kami sangat terkejut dan berduka atas kejadian ini,” ujar perwakilan dari perusahaan tempat Affan bekerja. “Affan adalah seorang pekerja keras dan tulang punggung keluarga. Kami akan memberikan dukungan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan.”
Insiden ini menimbulkan pertanyaan serius tentang prosedur penanganan aksi massa oleh aparat keamanan. Penggunaan kekerasan yang berlebihan dan kurangnya pertimbangan terhadap keselamatan warga sipil yang tidak terlibat dalam aksi demonstrasi menjadi sorotan utama.
“Kami mendesak pihak berwenang untuk melakukan investigasi menyeluruh dan transparan atas insiden ini,” tegas sebuah lembaga swadaya masyarakat yang fokus pada isu-isu hak asasi manusia. “Pelaku harus bertanggung jawab atas tindakan mereka, dan langkah-langkah pencegahan harus diambil untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.”
Kejadian ini menambah daftar panjang korban yang berjatuhan akibat aksi protes dan tindakan represif aparat keamanan. Masyarakat sipil yang tidak bersalah sering kali menjadi korban di tengah konflik antara pengunjuk rasa dan aparat.
Kami menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog sebagai solusi untuk menyelesaikan masalah. Kekerasan bukanlah jawaban, dan setiap nyawa sangat berharga.
( TIM )











