Indramayu, 86News.co – Pelaksanaan Program Indonesia Pinter (PIP), merupakan program prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan, hingga mendapat perhatian serius melalui pelaksanaan sosialisasi (PIP) oleh Anggota F PKB DPR RI Dapil Jabar VIII, H. Dedi Wahidi, dan di dampingi oleh Dewan DPRD Indramayu Dapil 1 Fraksi PKB Akhmad Mujani Nur dan Tobroni. Anggota DPR RI dari Fraksi PKB, sukses melaksanakan Program Indonesia Pintar (PIP) Jenjang SD, SMP, SMA/SMK di Kabupaten Indramayu di Aula gedung PCNU, pada Sabtu (30/8/2025).
Dalam sambutannya, H. Dedi Wahidi menegaskan bahwa Program Indonesia Pintar merupakan salah satu langkah konkret pemerintah untuk memastikan anak-anak Indonesia, khususnya dari keluarga kurang mampu, tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terbebani persoalan biaya.
Melalui program ini, siswa dari berbagai jenjang pendidikan mulai dari SD, SMP, hingga SMA dan SMK memperoleh bantuan dana yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sekolah, seperti membeli seragam, buku, sepatu, hingga perlengkapan penunjang lainnya.
Program ini, menurut Dedi Wahidi, tidak hanya sekadar bantuan finansial, tetapi juga bentuk nyata kepedulian negara dalam menciptakan generasi penerus bangsa yang cerdas, berdaya saing, dan berakhlak mulia.
Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus terus diprioritaskan. Dengan adanya PIP, diharapkan tidak ada lagi siswa yang terpaksa putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.
Acara sosialisasi berlangsung dengan penuh antusias. Para orang tua siswa, menyimak penjelasan terkait mekanisme penerimaan maupun penggunaan dana PIP.
Selain itu, kegiatan ini juga diisi dengan sesi dialog, di mana masyarakat diberi kesempatan untuk bertanya langsung terkait kendala atau hal-hal teknis dalam pencairan bantuan.
Hal ini bertujuan agar tidak ada lagi kebingungan di lapangan, sekaligus menjamin transparansi program.
Dalam sesi wawancara, H.Dedi Wahidi mengatakan, pada hari kita melaksanakan program (PIP),yang hadir ada sekitar seribu lebih bersama wali murid dan di bagi 3 dalam pertemuan mulai dari SD, SMP, dan baru SMA dan SMK, Sosialisasi (PIP), dalam rangka meningkatkan pengelolaan dana bantuan PIP agar tepat sasaran dan sesuai dengan dengan pemanfaatannya, agar supaya wali murid tahu, dan semoga harapan kedepan program (PIP) ini kami usulkan bisa naik.
Buat SD Dan SMP, dari SD, uang di dapat 450 ribu menjadi 600 ribu, SMP, uang di dapat 750 ribu menjadi 1 juta, dan semoga insyallah program (PIP) anggaran makin bertambah untuk menghilangkan hambatan ekonomi kepada wali murid dan mencegah anak putus sekolah dengan memberikan bantuan biaya personal pendidikan kepada siswa dari keluarga miskin dan rentan miskin, serta mendorong siswa yang putus sekolah agar kembali bersekolah. Pungkasnya
(KRN)











