Cilacap, 86News.co – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat terus menggenjot produksi getah pinus pada semester kedua tahun ini. Senin (15/09/2025)
Fokus utama diarahkan ke Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wanareja, khususnya di Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Majingklak dan Malabar.
Untuk memastikan kelancaran pasokan, seluruh getah pinus yang berhasil dikumpulkan langsung ditimbang dan segera diangkut menuju pabrik pengolahan.
Langkah ini diambil untuk mempercepat proses distribusi dan memenuhi kebutuhan produsen Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), khususnya getah pinus.
Administratur KPH Banyumas Barat, dalam keterangannya, menjelaskan bahwa peningkatan produksi ini merupakan bagian dari komitmen Perhutani untuk menjaga ketersediaan bahan baku industri getah pinus.
Kami terus berupaya mencapai target produksi yang telah ditetapkan, dan pengawasan ketat dilakukan mulai dari proses penyadapan hingga pengiriman ke pabrik,” ujarnya.
Dengan strategi ini, diharapkan KPH Banyumas Barat dapat berkontribusi signifikan dalam pemenuhan pasokan getah pinus nasional, sekaligus mendukung keberlangsungan industri pengolahan HHBK di wilayah tersebut. (Red)











