Dinilai Bantu Petani, Program P3A-TGAI Daerah Irigasi Cikedal Disambut Baik 

Perairan Sawah

banner 468x60

PANDEGLANG, 86NEWS.CO– Mugni (69) tahun, seorang Petani di Desa Babakan Lor, Kecamatan Cikedal, menyambut baik dan mendukung penuh Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air (P3A-TGAI) dari Kementerian Pekerjaan Umum, yang dilakukan di Blok Persawahan Kadu Beureum, Daerah Irigasi Cikedal, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Kepada wartawan di lokasi, Mugni yang juga warga Margaluyu Desa Babakan Lor itu mengaku senang dan merasa terbantu atas adanya program tersebut.

banner 336x280

“Saya mendukung sekali, bahkan para petani, maupun penggarap sawah juga disini itu mendukung semua. Karena dengan dibangunnya seperti ini, itu galengan sawah tidak mudah jebol, dan perairan juga bisa stabil.” Kata Mugni, Rabu, (17/09) di lokasi persawahan Kadu Beureum, Desa Babakan Lor, Kecamatan Cikedal.

Selain bisa mengantisipasi galengan rusak pada saat musim hujan, Mugni juga mengatakan bahwa, program tersebut juga dinilai dapat menstabilkan pengairan sawah yang digarap oleh para petani.

Senada, Iwing (45) tahun, seorang penggarap sawah di kawasan tersebut, mengaku senang dan merasa terbantu dengan adanya program P3A-TGAI dari Kementerian Pekerjaan Umum itu.

“Bagus lah, jadi galengan sawah juga gak mudah jebol, terus juga perairan juga stabil, karena di sepanjang pembangunan irigasi itu, ini mah sudah di nolongin pake paralon, dan ini memudahkan petani, dalam mengatur air pada masa menanam padi,” kata Iwing, kepada wartawan di lokasi.

Pantauan wartawan di lokasi, proyek pembangunan irigasi di kawasan persawahan, dengan pagu anggaran sebesar 195.000.000 juta dari Anggaran Pembangunan Belanja Negara (APBN) itu masih berlangsung. Adapun Program P3A tersebut digarap oleh masyarakat dengan sistem swadaya.

Ketua Kelompok P3A Tunas Cikedal, Abdurohim mengatakan, program P3A-TGAI berbasis padat karya itu, dikerjakan sepanjang 300 meter dengan spesifikasi yang telah ditentukan.

“Kami disini sesuai spesifikasi, gak berani mengurangi kami. Karena ini kan juga untuk kami-kami juga, jadi pasti sesuai. Untuk panjangnya itu 300 meter, dan kapasitas pengerjaannya Alhamdulillah sudah 75 persen.” Kata Rohim, Rabu (17/09) saat ditemui wartawan.

Informasi, P3A-TGAI adalah program Kementerian Pekerjaan Umum, untuk merehabilitasi, meningkatkan, atau membangun jaringan irigasi melalui partisipasi aktif masyarakat petani melalui sistem swakelola oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan P3A (GP3A), atau Induk P3A (IP3A).

Program ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, stabilitas harga pangan, kesejahteraan petani, serta mendukung ketahanan dan kedaulatan pangan nasional. (Amid. Editor: Haji Merah)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *