Banyumas, 86News.co – Administratur Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat secara tegas menekankan pentingnya perbaikan akses jalan angkutan getah pinus. Kamis (18/09/2025)
Hal ini menjadi prioritas utama demi menjamin kelancaran distribusi getah dari lokasi penyadapan menuju Tempat Pengumpulan Getah (TPG).
Perintah ini secara spesifik diarahkan kepada Asisten Perhutani (Asper) Bokol.
Administratur menyampaikan bahwa kelancaran angkutan produksi adalah kunci untuk menjaga stabilitas hasil getah, yang merupakan salah satu komoditas andalan di wilayah tersebut.
Jalan yang rusak atau tidak layak akan menghambat proses pengangkutan, berpotensi menurunkan kualitas getah, dan merugikan para penyadap serta pihak Perhutani.
Oleh karena itu, perbaikan jalan langsir ini tidak bisa ditunda lagi.
Untuk mewujudkan hal tersebut, Administratur menginstruksikan agar perbaikan jalan dilakukan secara gotong royong.
Kolaborasi antara petugas lapangan Perhutani dan para penyadap getah pinus dinilai sebagai solusi paling efektif.
Keterlibatan langsung para penyadap akan menumbuhkan rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap infrastruktur yang mereka gunakan sehari-hari.
Inisiatif ini tidak hanya bertujuan mempercepat perbaikan fisik jalan, tetapi juga memperkuat sinergi antara Perhutani dan masyarakat penyadap.
Melalui kerja sama ini, diharapkan tercipta hubungan yang lebih harmonis dan saling mendukung.
Peningkatan efisiensi dalam proses produksi getah pinus pada akhirnya akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi seluruh pihak yang terlibat, sekaligus menjaga keberlangsungan pengelolaan hutan di KPH Banyumas Barat. (Tugiman)















