Lansia Lumpuh di Desa Montor Pandeglang Butuh Kepastian Negara, Bukan Sekadar Sembako !

Program Keluarga Harapan

banner 468x60

PANDEGLANG, 86NEWS.CO- Seorang perempuan lanjut usia (lansia) bernama Jumanah (60) ditemukan hidup terlantar dalam kondisi lumpuh, di sebuah gubuk tidak layak huni di Desa Montor Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang-Banten.

Informasi keberadaan seorang perempuan lansia yang hidup sebatang kara itu, sebelumnya disampaikan warga Montor Barat, pada, Kamis (18/09) kepada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Pagelaran, Kabupaten Pandeglang.

banner 336x280

“Setelah kami cek ke lapangan, kondisi beliau memang sangat memprihatinkan. Tinggal di gubuk reyot, tidak bisa beraktivitas, dan benar-benar membutuhkan pelayanan kesejahteraan sosial,” kata Amid, Pelaksana Tugas (Plt.) TKSK Kecamatan Pagelaran, Sabtu (20/09) kepada wartawan di lokasi.

Amid bersama Ketua Keluarga Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Pagelaran, Saeful didampingi Sekretaris Desa Montor itu, pada Sabtu (20/09) langsung menyalurkan bantuan berupa kasur lipat dan beras dari Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang.

Ketua KSB Kecamatan Pagelaran, Saeful mengatakan, bantuan tersebut langsung diberikan kepada yang bersangkutan.

“Iya, bantuan itu langsung kami diberikan kepada ibu Jumanah, memang keadaannya sangat menghawatirkan setelah dua bulan lalu terjatuh saat pulang mengambil air dari sumur,” katanya

Sementara itu, di tempat terpisah, Bendahara Umum Karang Taruna Desa Montor, Kecamatan Pagelaran, Deni Iskandar mendorong agar, Dinas Sosial bisa lebih serius dalam memetakan masalah ketimpangan sosial yang ada di Kabupaten Pandeglang, terutama kepada para lansia, yang itu seharusnya diperhatikan oleh negara.

“Dengan adanya kejadian ini, seharusnya Dinas Sosial bisa serius lagi dalam memetakan masalah ketimpangan di Pandeglang. Kasus Ibu Jumanah di Montor ini hanyalah bagian kecil saja, dan itu masih banyak lagi disetiap kecamatan juga, jika di data mah,” kata Deni.

Anak muda kelahiran Pandeglang yang saat ini tengah menempuh Studi Magister di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu menambahkan bahwa, Dinas Sosial bukan hanya memberikan bantuan yang hanya sekali lewat saja.

Akan tetapi, kata Deni, Pemerintah juga harus memberikan bantuan sosial yang sifatnya berkelanjutan.

“Harus ada bantuan sosial berkelanjutan, kan negara ini punya program PKH misalnya, itu Bu Jumanah itu dapat bantuan itu, kan selama ini orang orang seperti ini tidak pernah tersentuh oleh Pemerintah, terutama oleh Pemerintahan di Desa,” tambahnya. (Haji Merah)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *