Garut, Jawa Barat -86News co.– Pemerintah Kabupaten Garut menyampaikan informasi terbaru terkait kasus keracunan massal yang diduga berasal dari menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hingga saat ini, jumlah korban yang diduga mengalami keracunan terus bertambah dan mencapai angka 569 orang .Garut Jumaat 19/09/2025
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut menyatakan, “Hingga saat ini, jumlah warga yang diduga mengalami keracunan akibat konsumsi menu dari Program Makan Bergizi Gratis mencapai 569 orang. Kami terus melakukan pemantauan dan penanganan intensif terhadap seluruh korban.”
Pemerintah Kabupaten Garut telah mengambil langkah-langkah cepat dan terkoordinasi untuk menangani para korban keracunan, antara lain
Mendirikan posko kesehatan di lokasi-lokasi strategis untuk memberikan pelayanan medis dan memantau kondisi kesehatan warga.
Peningkatan Kapasitas Puskesmas dan Rumah Sakit Meningkatkan kapasitas Puskesmas dan rumah sakit di wilayah terdampak untuk menampung dan merawat pasien dengan gejala keracunan.
Menerjunkan tim medis gabungan yang terdiri dari dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya untuk memberikan penanganan medis yang optimal.
Penyediaan Obat-obatan dan Peralatan Medis Memastikan ketersediaan obat-obatan dan peralatan medis yang dibutuhkan untuk menangani kasus keracunan.
Pemerintah Kabupaten Garut bekerja sama dengan pihak kepolisian dan instansi terkait lainnya tengah melakukan investigasi mendalam untuk mengetahui penyebab pasti terjadinya keracunan massal ini. Sampel makanan dari program MBG telah diambil dan dikirim ke laboratorium untuk diuji.
Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen untuk menangani kasus keracunan massal ini dengan serius dan transparan. Kami akan terus memberikan informasi terbaru kepada masyarakat mengenai perkembangan kasus ini.
Editor : Wawan / Ucok

















