Toraja Utara, 86News.co – Pemerhati perempuan dan Anak, DR Esther Ryan Mandalawaty mendukung rencana Restrukturisasi pejabat Struktural dalam lingkup Pemda Toraja Utara yang akan dilakukan Bupati Frederic Victor Palimbong dalam Waktu dekat ini.
Pasalnya menurut DR Esther yang juga adalah Pengamat Politik dan penasehat Utama advokad KPK, bahwa sangat santer Informasi yang beredar akhir-akhir Ini bahwa Pemda Toraja Utara belum mampu membina pejabat struktural yang memiliki kompetensi Menejerial yang baik, serta memenuhi persyaratan sesuai Peraturan Pemerintah.
Dalam wawancara eksklusif dengan wartawan 86news.co, Jumat 03 September di kediamannya, di Mengkendek, Dia menyebut beberapa kasus Korupsi yang menimpa seorang Kadis Perempuan yang sedang diproses oleh KPK dan juga ada laporan tentang kasus seorang kepala Puskesmas di TORUT yang tidak pernah kuliah S2 tetapi menggunakan ijazah yang diduga dibeli, berdasarkan laporan mantan suaminya yg adalah orang Bule berkebangsaan Inggris. Papar Esther.
Terkait kasus ijazah S2 wartawan 86news melakukan konfirmasi langsung ke mantan Suami yang bersangkutan dan Dia membenarkan bahwa ijasah S2 mantan istrinya memang benar dibeli dengan uang Pribadinya sebesar Rp….juta.
Sementara itu, untuk menjawab tantangan tentang kasus pembunuhan Perempuan Toraja seperti kasus terbunuhnya seorang Pramugari asal Toraja yang kasusnya tidak mendapat perhatian serius dari masyarakat Toraja sehingga Kasus pembuhan tersebut Tidak terungkap.
Esther menghimbau organisasi perempuan dari berbagai Dedominasi Gereja untuk Membentuk suatu Organisasi Perempuan yang solid untuk memperjuangkan kasus-kasus bemasaalah yang menimpa Etnis Toraja. Tandasnya. (David Luase)











