Bogor -86News co.- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyiapkan langkah konkret untuk membantu pekerja tambang yang kehilangan pekerjaan akibat penutupan tambang di wilayah Parungpanjang,Kabupaten Bogor.Para eks pekerja tambang di Bogor tersebut akan diberi kesempatan untuk bergabung menjadi tenaga kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.Kab.Bogor Selasa 21/10/2025
Penutupan aktivitas pertambangan sejak akhir September 2025 dilakukan untuk memperbaiki kondisi jalan Parungpanjang. Selama ini jalan
tersebut menjadi jalur utama distribusi hasil tambang. Selama ini warga mengeluh lantaran jalan
Parungpanjang menjadi cepat rusak, belum lagi debu dari truk-truk pengangkut hasil tambang Namun penutupan tambang di Bogor tersebut juga berdampak pada warga lainnya yang menggantungkan hidupnya pada usaha tersebut.
Dedi pun mengaku memahami keresahan masyarakat di Cigudeg, Rumpin, dan sekitarnya yang terdampak langsung kebijakan penutupan tambang.
Dedi pun mengaku memahami keresahan masyarakat di Cigudeg, Rumpin, dan sekitarnya yang terdampak langsung kebijakan penutupan tambang.”Saya mengerti kemarahan warga karena kehilangan pekerjaan Tapi penutupan ini dilakukan untuk kepentingan masyarakat secara
keseluruhan,” kata gubernur Dedi Mulyadi dalam video yang diunggah ke akun lInstagramnya, dedimulyadi71,
Sabtu 11 Oktober 2025.
Sebagai solusi, Pemprov Jawa Barat (Jabar) menawarkan dua opsi bagi warga terdampak. Pertama, bantuan dana sebesar Rp2-3 juta per bulan per kepala keluarga untuk memenuhi kebutuhan dasar selama masa penutupan berlangsung Kedua, membuka peluang kerja sebagai petugas kebersihan jalan di Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang.
Bisa juga diangkat menjadi sopir truk untuk sektor Pekerjaan Umum (PU) dan Sumber Daya Air (PSDA). Kemudian operator alat berat, hingga tenaga pemadam kebakaran Tenaga kebersihan jalan sepanjang Parungpanjang nanti akan direkrut dari karyawan yang terdampak,dengan gaji sesuai UMK,” jelas Gubernur.
Meski tanggung jawab terhadap eks pekerja di Bogor sebenarnya ada pada perusahaan tambang,Pemprov Jabar tetap mengambil alih peran tersebut demi memastikan warga tidak kehilangan penghidupan.
Penulis : Wawan











