Calvind Zega, Anggota DPRD Nias Utara, Menyesali Praktik Pembangunan SD Negeri Lahewa II

Berita, Uncategorized1027 Dilihat
banner 468x60

Nias Utara, 86News.co – Viralnya pemberitaan di beberapa media terkait Pembangunan SD Negeri Lahewa II di Kecamatan Lahewa Kabupaten Nias Utara Provinsi Sumatera Utara, dicurigai telah terjadi korupsi secara bersama – sama antara Konsultan Pengawas dan pihak sekolah dalam hal ini panitia P2SP, yang mana pada saat kru media melakukan pemantauan terhadap perkembangan kemajuan Pembangunan Sekolah yang bersumber dari APBN tahun 2025 sangat terkejut melihat pekerja atau tukang tak ada satu orangpun yang memakai Alat Pelindung Diri (APD) yang seharusnya ini menjadi bagian terpenting untuk melindungi pekerja dari kecelakaan kerja.

Calvind Zega, anggota DPRD Nias Utara, menanggapi terkait pemberitaan pembangunan SD Negeri Lahewa II. Ia sangat menyesali praktik pembangunan yang tidak sesuai jika benar terjadi. Senin (27/10/2025)

banner 336x280

“Saya sangat menyesali praktik tersebut jika benar terjadi. Pembangunan harus berdampak baik bagi daerah, utamanya sekolah dan para siswa/i yang akan menikmati pembangunan,” ujar Calvind Zega saat dihubungi awak media.

Ia juga menyampaikan terima kasih atas perhatian pusat ke daerah melalui anggaran APBN. Sebagai legislator, Calvind Zega akan menjadi penyeimbang dari sisi pengawasan terkait pekerjaan yang sedang dilaksanakan.

“Kita akan koordinasi nantinya, kalau perlu dilakukan monitoring bersama-sama dengan komisi yang membidangi,” katanya.

Calvind Zega menekankan bahwa setiap pembangunan di Nias Utara harus mengedepankan asas tanggung jawab dan profesionalitas, serta menghindari praktik-praktik yang dapat merugikan banyak pihak.

“Setiap pembangunan yang ada di wilayah Nias Utara harus mengedepankan azas tanggung jawab dan profesionalitas, hindari praktik-praktik yang dapat merugikan banyak pihak agar kedepan daerah bisa jauh lebih maju dari sebelumnya,” tutupnya.

Berbagai cara untuk melakukan konfirmasi kepada pihak Kepala sekolah baik melalui Nomor WhatsApp pribadinya tidak pernah di balas atau di jawab sampai detik ini…..maka kuat dugaan bahwa pada pekerjaan itu banyak yang tidak sesuai dengan spesifikasi dan ketika di tanya hal ini kepada konsultan pengawas dibaca tapi tidak di jawab (Fzal)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *