KPH Banyumas Barat dan BAZNAS Wanareja Bersinergi: Lahan Hutan Jadi Sumber Hijauan Pakan dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Berita, Uncategorized671 Dilihat
banner 468x60

Cilacap, 86News.co – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat terus memperkuat sinergi dengan berbagai mitra strategis, kali ini melalui rapat penting dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Ranting Wanareja. Jumat (31/10/2025)

Pertemuan ini berfokus pada pembahasan kerja sama pengelolaan kawasan hutan di bawah tegakan (LDT) yang akan dimanfaatkan sebagai lahan untuk hijauan pakan ternak.

banner 336x280

Wakil Administratur KSKPH Banyumas Barat, Bapak Andi Henu Susanto, S.Hut, hadir langsung dalam musyawarah tersebut dan menyambut baik inisiatif kemitraan ini.

Beliau menyatakan sangat senang dengan adanya jalinan mitra BASNAZ untuk berpartisipasi dalam pengelolaan hutan.

“Kami sangat mengapresiasi dan menyambut gembira kolaborasi ini.

Dengan adanya partisipasi dari BAZNAS, kami berharap kinerja pengelolaan hutan di lapangan dapat terbantu dan berjalan lebih efektif,” ujar Bapak Andi Henu Susanto.

Fokus pada Dampak Sosial Ekonomi
Kerja sama ini tidak hanya bertujuan untuk optimalisasi lahan hutan, tetapi juga untuk memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat sekitar.

Dalam pesannya, Bapak Andi Henu Susanto menekankan agar program kemitraan ini:

Menghasilkan dampak tambahan sosial dan berkontribusi langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat sekitar hutan, khususnya di wilayah Kecamatan Wanareja.

Menjadi model kolaborasi yang produktif dalam mendukung ketahanan pangan lokal, terutama sektor peternakan, melalui penyediaan pakan ternak yang berkelanjutan.

Permintaan Dukungan Kinerja Perhutani
Lebih lanjut, Bapak Andi juga menitipkan pesan khusus kepada pengurus Ranting BAZNAS wilayah Wanareja.

Beliau berharap BAZNAS dapat ikut membantu dalam kelancaran tugas Perhutani di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wanareja.

Penutupan rapat ini ditandai dengan harapan bersama dari semua pihak.

Semoga kerja sama ini dapat menjadi berkah dan memberikan manfaat yang berkelanjutan unntuk semua pihak, baik Perhutani, BAZNAS, maupun masyarakat desa hutan,” tutup Bapak Andi Henu Susanto.

Kolaborasi antara KPH Banyumas Barat dan BAZNAS Ranting Wanareja ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. (Tugiman)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *