Aceh Selatan, 86News.co – Gedung Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Aceh Selatan menjadi sorotan warga setempat.
Bangunan yang terletak di desa ujung tanah kecamatan sama dua, kabupaten aceh selatan itu kini tampak tidak terawat, dengan cat dinding yang mengelupas dan halaman yang dipenuhi rumput liar.
Kondisi tersebut membuat sebagian warga menilai gedung itu tampak menyeramkan, bahkan ada yang menyebutnya mirip rumah hantu.
“Kalau malam lewat situ, suasananya gelap dan sepi sekali. Seram rasanya, seperti rumah kosong yang tak berpenghuni,” ujar Zulfikar Ade, warga samdua Rabu (5/11/2025).
Menurut Zulfikar, gedung tersebut semestinya menjadi tempat pelayanan dan perlindungan bagi perempuan dan anak yang membutuhkan pendampingan hukum maupun psikologis.
“Setahu saya, gedung P2TP2A ini dulu berfungsi untuk memberikan pelayanan bagi perempuan dan anak korban kekerasan, serta tempat konseling dan pemberdayaan. Tapi sekarang tampaknya tidak lagi difungsikan,” ungkapnya.
Zulfikar berharap pemerintah daerah segera memperhatikan kondisi gedung tersebut agar dapat dimanfaatkan kembali sesuai fungsinya.
“Sayang kalau dibiarkan begitu saja. Padahal dulu sempat ramai digunakan untuk kegiatan pemberdayaan masyarakat,” tambahnya.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai status pemanfaatan gedung tersebut. Warga berharap perawatan segera dilakukan agar fasilitas publik itu kembali layak dan nyaman digunakan. (Ismed)











