ACEH SELATAN, 86News.co – Penanganan bencana banjir di Kabupaten Aceh Selatan mendapat apresiasi dari sejumlah tokoh masyarakat dan organisasi kepemudaan. Respons cepat Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan sejak fase darurat hingga masa pemulihan dinilai berjalan baik, terukur, dan berkoordinasi.
Tokoh masyarakat Aceh Selatan, Teuku Mudasir, menyebutkan bahwa koordinasi antara pemerintah daerah, BPBD, TNI/Polri, serta relawan berlangsung solid di lapangan.
“Evakuasi cepat, kebutuhan pengungsi terpenuhi, dan pelayanan posko berjalan tertib. Ini bentuk keseriusan pemerintah dalam melindungi masyarakat,” ujarnya, Jumat (05/12/2025).
Ia juga menilai Plt Sekda Aceh Selatan mampu memimpin koordinasi lintas-stakeholder dengan baik.
“Semua bergerak dalam satu komando yang jelas, sehingga proses evakuasi dan pemenuhan logistik berjalan lancar,” tambahnya.
Tokoh muda Aceh Selatan, Bang Iwan, turut memberikan apresiasi atas langkah cepat Pemkab Aceh Selatan.
“Seluruh pengungsi sudah kembali ke rumah masing-masing. Sebagian tenda posko juga mulai dibongkar. Ini menunjukkan pemulihan berlangsung cepat,” katanya.
Apresiasi serupa disampaikan Ketua Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Samadua (IMPS), Fatan Subiulhaq.
“Kami melihat koordinasi lintas sektor semakin baik. Masyarakat merasakan langsung kehadiran pemerintah di lapangan,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Barisan Muda Aceh Selatan (BARMAS), Muhammad Arhas, menilai penanganan banjir tahun ini menunjukkan kesiapsiagaan daerah yang semakin meningkat.
“Distribusi logistik dan pemulangan pengungsi berlangsung cepat. Kami berharap pola kerja terintegrasi ini terus berlanjut dalam tahap rehabilitasi,” katanya.
Plt Sekda Aceh Selatan, Diva Samudra Putra, SE., M.Si, membenarkan bahwa fase darurat telah resmi berakhir.
“Seluruh pengungsi sudah kembali ke rumah. Beberapa tenda posko juga dibongkar karena tidak ada lagi warga yang bertahan. Saat ini fokus kita pada pendataan kerusakan dan penyusunan langkah pemulihan,” ujarnya.
Pemkab Aceh Selatan bersama OPD terkait seperti PUPR dan Perkim kini melakukan pendataan sebagai dasar penyusunan program rehabilitasi pascabencana.
Para tokoh berharap pola koordinasi yang sudah baik dalam penanganan darurat dapat terus dipertahankan hingga proses pemulihan tuntas dan kondisi masyarakat pulih sepenuhnya. (Id)

















