Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi Bicara Soal Bencana Banjir Dan Longsor Saat Puncak Hari Guru Nasional Tahun 2025

Berita, Uncategorized847 Dilihat
banner 468x60

Jatinangor Kab.Sumedang -86News co.- Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 yang digelar di Unit Pelatihan Teknis dan Pengembangan Nilai IPDN Provinsi Jawa Barat menjadi ajang Gubernur Jawa barat Dedi Mulyadi untuk penanganan bencana banjir dan longsor, serta pemberian bantuan ke korban banjir Sumatera berupa uang guna memulihkan roda perekonomian di daerah tersebut.

Acara yang mengusung tema “Guru Hebat, Indonesia Kuat” tidak hanya memberikan apresiasi kepada para pendidik, tetapi juga menyampaikan pesan tentang peran kolaboratif dalam menghadapi tantangan nasional IPDN Kac.Jatingor kab. Sumedang Selasa 09/12/2025

banner 336x280

Di hadapan ratusan tamu undangan yang meliputi pejabat pemerintah daerah, pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jawa Barat, tokoh pendidikan, dan para guru dari seluruh provinsi,

Gubernur memulai sambutannya dengan memuji kontribusi guru dalam membangun generasi muda. Dia menekankan bahwa selain mengajarkan ilmu pengetahuan, guru juga memiliki peran krusial dalam membentuk kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana.

“Para guru adalah pionir dalam pendidikan ketahanan bencana. Mereka yang akan mengajarkan anak-anak bagaimana mencegah, menangani, dan memulihkan diri dari banjir, longsor, atau bencana lainnya – hal yang sangat penting mengingat frekuensi bencana yang terus meningkat,” ujar Gubernur

Dalam pembicaraannya, Gubernur  juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap kejadian banjir dan longsor yang kerap melanda Jawa Barat dan daerah lain di Indonesia. Dia mengungkapkan bahwa selama tahun ini, beberapa kabupaten dan kota di provinsinya telah mengalami dampak buruk dari bencana tersebut, yang menyebabkan kerusakan properti, fasilitas publik, dan bahkan kerugian jiwa. “Kita tidak bisa mengabaikan masalah ini. Pemerintah provinsi telah melakukan upaya seperti normalisasi sungai,

pengaturan lahan resapan, dan peningkatan kapasitas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tetapi keberhasilan membutuhkan dukungan seluruh masyarakat – mulai dari tidak membuang sampah sembarangan hingga melindungi hutan,” jelasnya.

Selain membahas penanganan bencana di dalam provinsi gubernur juga mengumumkan langkah konkrit untuk membantu saudara di Sumatera yang terkena banjir. Dia menjelaskan bahwa pemerintah Jawa Barat akan memberikan bantuan berupa uang kepada korban banjir di daerah tersebut, dengan pertimbangan bahwa bantuan tunai dapat digunakan secara fleksibel sesuai kebutuhan masing-masing. “Kita menyadari bahwa banjir di Sumatera telah membuat banyak orang kehilangan sumber penghasilan dan rumah.

Bantuan uang ini diharapkan dapat membantu mereka membeli kebutuhan pokok, memperbaiki usaha, atau memulihkan tempat tinggal, sehingga roda perekonomian bisa kembali berputar normal secepatnya,” katanya.

Gubernur Jawa Barat menambahkan bahwa pemberian bantuan ini merupakan wujud solidaritas antar daerah dalam menghadapi bencana nasional. Dia menyeru kepada masyarakat Jawa Barat dan berbagai pihak untuk turut berpartisipasi dalam memberikan dukungan, baik berupa barang kebutuhan pokok, obat-obatan, maupun tenaga kerja sukarela. “Solidaritas adalah jiwa bangsa Indonesia.

Ketika satu daerah mengalami kesulitan, yang lain harus turut menolong. Mari kita bergandeng tangan untuk membantu korban banjir Sumatera bangkit kembali,” pungkasnya.

Penulis : Wawan

https://tiktok.com/@wawansangkuriang34

https://tiktok.com/@wawan.gunawan4150

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *