Banyumas, 86News.co – Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas menegaskan komitmennya dalam upaya penanggulangan bencana dengan berpartisipasi aktif dalam pembentukan Tim Reaksi Cepat (TRC) Tanggap Bencana 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas.
Kolaborasi KPH dan BPBD dalam Kesiapsiagaan
Partisipasi KPH Banyumas diwakili oleh Administratur KPH Banyumas Barat, Eka Cahyadi, S.Hut, yang menghadiri undangan dari Kepala BPBD Kabupaten Banyumas.
Selain KPH Banyumas Barat, KPH Banyumas Timur juga turut hadir, menandakan keseriusan pengelola hutan dalam sistem kebencanaan regional.
Acara yang berlangsung dalam suasana keakraban ini turut dihadiri oleh segenap Pejabat Utama (PJU) Kabupaten Banyumas, menunjukkan adanya sinergi dan koordinasi yang kuat antar stakeholder sebagai modal utama dalam penanganan bencana.
KPH Komitmen Partisipasi Langsung dan Tidak Langsung
Dalam keterangannya, Eka Cahyadi menegaskan peran strategis KPH sebagai pengelola kawasan hutan yang rentan terhadap potensi bencana seperti kebakaran hutan dan tanah longsor.
“KPH Banyumas Barat, selaku pengelola kawasan hutan, berkomitmen penuh untuk berpartisipasi dalam upaya tanggap kebencanaan, baik secara langsung dalam bentuk pengerahan sumber daya, maupun tidak langsung melalui koordinasi dan mitigasi,” ujar Eka Cahyadi.
Kehadiran kami adalah bentuk kepedulian sesama dan dukungan nyata terhadap program kesiapsiagaan yang digalang BPBD.
Memperkuat Program Tanggap Bencana 2025
Keterlibatan KPH dalam TRC BPBD bertujuan untuk memperkuat kesiapan petugas lapangan dan relawan yang telah dibentuk, khususnya dalam menghadapi ancaman bencana alam menjelang tahun 2025.
Sinergi ini diharapkan mampu mengoptimalkan tindakan preventif, respons cepat, dan penanganan pascabencana di seluruh wilayah Kabupaten Banyumas. (Tugiman)














