RIAU, 86News.co – Desa Sungai Akar, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, menjadi saksi kekerasan dan perusakan yang dilakukan oleh segerombolan orang yang diduga terkait dengan PT. Tiga Raja Mas pada Sabtu (13/12/2025). Maskurniawan Mandrofa (43) menjadi korban keroyokan dan rumahnya dijarah, sementara Saropati Daili (36) juga mengalami kekerasan.
Kejadian ini bermula ketika Maskurniawan diserang oleh segerombolan orang yang datang dari Exs PT. Indrawan Perkasa yang dikuasai oleh PT. Tiga Raja Mas. Mereka menyerang rumah Maskurniawan dengan senjata dan bensin, membuatnya terpaksa melarikan diri dan meninggalkan rumahnya yang dijarah.
Saropati Daili juga menjadi korban kekerasan ketika ia dipukuli oleh pelaku di depan warung milik Maskurniawan. Kedua korban kemudian membuat laporan ke Polres Inhu pada Selasa (16/12/2025) karena tidak mendapatkan keadilan di Polsek Batang Gansal.
Masyarakat Desa Sungai Akar menuntut agar polisi menangkap dan menahan pelaku keroyokan dan perusakan. Mereka juga meminta PT. Tiga Raja Mas untuk menghentikan operasinya di desa mereka karena telah menyebabkan kekacauan dan kekerasan.
“Presiden Republik Indonesia, agar memperhatikan rakyatnya di daerah, dan mohon kepada pak Presiden agar mengevaluasi PT. Agrinas Palma Nusantara dalam memberikan kepercayaan kepada Perusahaan yang berpolitik kotor dan memprovokasi masyarakat,” ujar Tampu, salah satu korban.
( DPP SPI / NR )

















