Meskipun Jalan Cipasir Tersebut Berada di wilayah Kabupaten Bandung, warga Desa Cintamulya Kac Jatinangor Kabupaten Sumedang Merasa Memiliki Tanggung Jawab

Berita, Uncategorized208 Dilihat
banner 468x60

RANCAEKEK/JATINANGOR -86News co.- Setelah menunggu selama puluhan tahun tanpa ada tanda-tanda perbaikan dari pihak pemerintah, warga Desa Cintamulya, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang akhirnya mengambil langkah tegas dengan cara patungan untuk memperbaiki jalan kabupaten yang rusak parah di wilayah perbatasan bandung sumedang desa jelegong kac.rancaekek Kabupaten Bandung. Minggu (28/12/2025) di

Kampung Cipasir, Desa Jelegong, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung.Menariknya, jalan yang menjadi sasaran perbaikan swadaya ini secara resmi memiliki status pengelolaan yang berada di bawah wewenang Pemerintah Kabupaten Bandung. Secara administratif, lokasi jalan tersebut memang berada di wilayah Kabupaten Bandung, namun menjadi akses utama bagi warga Desa Cintamulya di Kabupaten Sumedang yang ingin menuju ke pusat kota Rancaekek atau daerah sekitarnya.

banner 336x280

Selama bertahun-tahun, kondisi jalan yang berlubang-lubang, licin saat hujan, dan bergelombang telah menjadi penderitaan bagi masyarakat kedua kabupaten. Mobilitas kendaraan sulit dilakukan, bahkan seringkali menyebabkan kecelakaan ringan. Perdagangan lokal juga terganggu, karena pedagang sulit mengangkut barang ke dan dari daerah tersebut. Warga telah berkali-kali mengajukan usulan dan keluhan ke instansi terkait, namun tidak pernah mendapatkan tanggapan yang memuaskan atau tindakan nyata.

“Kita sudah menunggu terlalu lama. Setiap hujan, jalan ini jadi sungai kecil. Anak-anak sulit ke sekolah, orang tua sulit beraktivitas. Akhirnya, kita putus asa menunggu pemerintah dan memutuskan untuk bekerja sendiri,” ujar seorang perwakilan warga Desa Cintamulya yang tidak mau disebutkan namanya.

Kegiatan perbaikan ini melibatkan ratusan warga yang bersukarela memberikan tenaga, sedangkan biaya untuk bahan seperti Semen, batu kapur, dan pasir dibiayai dari patungan setiap keluarga. Beberapa warga yang memiliki usaha juga memberikan sumbangan tambahan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan ini. Selama sehari penuh, warga bekerja sama dengan antusias untuk memperbaiki bagian-bagian jalan yang paling parah rusaknya.

Meskipun jalan tersebut berada di wilayah Kabupaten Bandung, warga Desa Cintamulya merasa memiliki tanggung jawab karena mereka yang paling banyak menggunakannya. “Kita tidak peduli statusnya siapa, yang penting jalan ini bisa dipakai dengan aman. Kita harap pemerintah juga bisa melihat upaya kita dan memberikan dukungan tambahan untuk menyelesaikan perbaikan secara menyeluruh,” tambah perwakilan warga tersebut.

Upaya swadaya warga ini mendapatkan apresiasi dari sejumlah pihak, termasuk tokoh masyarakat lokal dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kecamatan. Mereka mengaku bangga dengan semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh warga, dan berjanji akan membantu menyampaikan kebutuhan untuk perbaikan lanjutan ke Pemerintah Kabupaten Bandung.

Sampai saat ini, pihak Pemerintah Kabupaten Bandung belum memberikan tanggapan resmi terkait perbaikan swadaya warga ini. Namun, warga berharap bahwa langkah mereka ini bisa menjadi pemicu bagi pemerintah untuk segera mengambil tindakan dan memberikan perhatian lebih terhadap infrastruktur jalan di wilayah perbatasan yang selama ini terabaikan.

Kegiatan perbaikan swadaya yang dilakukan hari ini bukan hanya sekadar memperbaiki jalan, melainkan juga memperkuat ikatan sosial antar warga kedua kabupaten. Semangat gotong royong yang terlihat membuktikan bahwa masyarakat mampu mengambil inisiatif sendiri untuk memecahkan masalah yang ada di sekitarnya, bahkan ketika harapan kepada pemerintah mulai memudar.

Penulis : Wawan

https://tiktok.com/@wawan.gunawan4150

https://tiktok.com/@wawansangkuriang34

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *