Gelar Tasyakur Binimah dan Pagelaran Seni Tarawangsa, Meriahkan Sambutan Tahun Baru 2026

Berita, Uncategorized134 Dilihat
banner 468x60

Sumedang -86News co.– Kawasan kacamatan Rancakalong kabupaten Sumedang, menghadirkan momen kebersamaan dan penghormatan terhadap seni budaya lokal melalui kegiatan Tasyakur Binimah yang diadakan pada hari pertama tahun baru ini.

Acara yang diisi dengan doa bersama dan pagelaran seni tradisional Tarawangsa menjadi wadah khusus bagi para seniman di wilayah tersebut untuk menyampaikan rasa syukur atas berkah yang telah diterima serta menyambut Tahun Baru 2026 dengan semangat baru.Kacamatan rancakalong kab.Sumedang 01/01/2026

banner 336x280

Kegiatan yang diselenggarakan di lokasi pusat kegiatan masyarakat Rancakalong ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk melestarikan dan mempromosikan kekayaan budaya daerah, sekaligus mempererat tali silaturahmi antara pelaku seni, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah. Dengan tema “Syukur Bersama, Lestarikan Budaya”, acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk lebih mencintai dan melestarikan warisan budaya yang telah ada sejak lama.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila yang hadir sebagai tamu kehormatan menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif para seniman Rancakalong. “Kegiatan seperti ini sangat berharga karena tidak hanya menjadi sarana untuk menyampaikan rasa syukur, tetapi juga sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keaslian dan keberlangsungan seni budaya lokal.

Pemerintah Kabupaten Sumedang akan terus mendukung setiap upaya yang bertujuan untuk memajukan sektor pariwisata dan kebudayaan, karena ini adalah salah satu aset berharga yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya dalam sambutannya.

Para tokoh seni dan budaya Rancakalong yang turut hadir menyampaikan bahwa kegiatan Tasyakur Binimah telah menjadi tradisi tahunan yang sangat dinantikan. Menurut salah satu tokoh seni, Supriatna, “Setiap tahun, kami selalu menggelar acara ini sebagai bentuk rasa syukur atas kemampuan yang diberikan untuk dapat melestarikan seni Tarawangsa.

Melalui pagelaran kali ini, kami juga ingin menunjukkan bahwa seni tradisional tetap memiliki nilai dan pesona yang kuat untuk dinikmati oleh semua kalangan, termasuk generasi muda.”

Acara yang diikuti oleh ratusan masyarakat sekitar ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat Rancakalong, jajaran Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Camat) wilayah terkait, serta Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sumedang. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas terkait menyampaikan bahwa pihaknya sedang menyusun program pengembangan destinasi budaya di Rancakalong, dengan fokus pada seni Tarawangsa sebagai salah satu daya tarik utama.

Pagelaran seni Tarawangsa yang dipentaskan oleh kelompok seniman lokal menjadi sorotan utama acara. Dengan irama musik yang khas dan gerakan tari yang penuh makna, pertunjukan tersebut berhasil menghipnotis penonton dan membawa mereka merasakan kedalaman filosofi yang terkandung dalam seni tradisional ini.

Tarawangsa sendiri merupakan seni musik dan tari tradisional yang berasal dari daerah Sumedang, yang memiliki makna erat dengan kehidupan masyarakat agraris dan berbagai upacara adat yang dilakukan dari generasi ke generasi.

Penulis : Wawan

https://tiktok.com/@wawansangkuriang34

https://tiktok.com/@wawan.gunawan4150

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *