CILACAP, 86News.co – Kediaman Kepala Desa Rawaapu, Bambang Wiantoro—yang lebih akrab disapa Kades Hokem—menjadi pusat perhatian ratusan pegiat media sosial pada gelaran “Kopdar Kreator Cilacap”.
Acara yang berlangsung meriah ini menjadi momentum langka yang mempertemukan para konten kreator dari berbagai wilayah, mulai dari Cilacap, Brebes, hingga lintas provinsi dari Pangandaran, Jawa Barat.
Resmi Dibuka dengan Semangat Kolaborasi
Acara diawali dengan pembukaan resmi dan sambutan hangat dari Kades Hokem.
Dalam orasinya, Bambang Wiantoro menekankan bahwa di era digital, kolaborasi jauh lebih penting daripada kompetisi.
Beliau mendorong para kreator untuk menjadi duta bagi daerahnya masing-masing.
“Hari ini kita berkumpul bukan sekadar untuk bertemu muka, tapi untuk menyatukan energi.
Saya ingin rumah ini menjadi saksi lahirnya karya-karya hebat dari tangan kreatif kawan-kawan semua, baik yang dari Cilacap, Brebes, maupun rekan-rekan dari Jawa Barat,” ujar Kades Hokem.
Sisi Sakral: Syukuran “Among” dengan 10 Tumpeng Kuat
Ada hal istimewa yang membuat kopdar kali ini berbeda dari biasanya.
Di sela-sela acara, dilaksanakan prosesi “Among”, sebuah tradisi syukuran untuk putra dari Kades Hokem.
Sebagai bentuk rasa syukur yang mendalam, sebanyak 10 tumpeng kuat disajikan dan didoakan bersama.
Kehadiran 10 tumpeng ini menjadi simbol keberkahan dan doa agar silaturahmi yang terjalin antar kreator tetap kokoh dan “kuat” seperti tumpeng yang disajikan.
Para peserta dari luar kota tampak terkesan dengan keramahan dan kentalnya nuansa kekeluargaan yang diusung oleh keluarga besar Kades Hokem.
Mempererat Jejaring Kreatif Lintas Perbatasan
Kehadiran kreator dari kabupaten tetangga seperti Brebes dan wilayah Pangandaran (Jabar) memberikan warna tersendiri.
Mereka saling bertukar pengalaman, mulai dari teknik editing hingga strategi menghadapi algoritma terbaru.
Pertemuan ini membuktikan bahwa komunitas kreatif di wilayah perbatasan memiliki solidaritas yang luar biasa. (Tugiman)











