KABUPATEN BOGOR -86News co – Bupati Bogor Rudy Susanto memastikan seluruh tuntutan warga terkait kompensasi dan pembukaan kembali perusahaan tambang akan direalisasikan dalam waktu dekat. Hal ini disampaikannya saat menghadapi massa aksi di Bogor Barat.selasa 13/01/2026
“Kami terkait bansos tidak diam, kami membangun komunikasi dengan Pemprov Jabar terus berulang-ulang,” ujar Rudy Susanto.
Menurutnya, penyaluran kompensasi bagi warga terdampak penutupan tambang telah diputuskan oleh Pemprov Jabar beberapa hari yang lalu. Dari data awal sekitar 6.000 warga, kemudian ditambah 9.000 warga sehingga total ada 15.000 orang yang akan menerima bantuan sebesar Rp3 juta per bulan.
“Ada 15.000 orang yang akan dibayarkan oleh Pemprov Jabar paling cepat Rabu depan (21/1), dan paling lambat Kamis depan (22/1), hanya selisih sehari,” tegasnya.
Sementara itu, terkait tuntutan agar perusahaan tambang kembali dibuka, Bupati Rudy menyatakan akan mengadakan pertemuan dengan seluruh perusahaan tambang di wilayah Bogor. Pertemuan tersebut juga akan melibatkan Gubernur Jawa Barat dan pihak Pemprov Jabar untuk membahas kelanjutan kebijakan yang telah diambil, serta terkait pembangunan jalan khusus tambang yang rencananya telah diproses sejak tahun 2025 dengan anggaran dari APBD 2026 untuk pembebasan lahan.
Rudy juga menjelaskan bahwa adanya aksi demonstrasi ini dikarenakan kurangnya komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, dan ia pun meminta maaf atas permasalahan yang terjadi.
Sebelumnya, pada Senin (12/01/2026), Rudy Susanto beserta jajaran Forkopimda telah menemui massa aksi di Kantor Kecamatan Cigudeg untuk menerima aspirasi langsung masyarakat terdampak penutupan sementara operasional tambang.
Red / Wawan
https://tiktok.com/@wawansangkuriang34
https://tiktok.com/@wawan.gunawan4150











