Aceh Selatan, 86News.co – Anggota Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Lhok Tapaktuan, Musliadi alias Adi Pucuk, menyatakan kesiapan dirinya untuk menjalankan setiap arahan dan perintah pimpinan KPA terkait polemik keberadaan PT Asdal di Aceh Selatan.
Pernyataan tersebut disampaikan Musliadi sebagai bentuk sikap organisasi dan kepedulian terhadap persoalan yang dinilainya telah berdampak luas terhadap masyarakat. Ia menegaskan bahwa KPA Wilayah Lhok Tapaktuan hingga saat ini tetap solid dan berada dalam satu komando.
“Kami sebagai anggota KPA Wilayah Lhok Tapaktuan siap menerima dan menjalankan perintah pimpinan, baik dari Panglima Sagoe maupun Panglima Wilayah Lhok Tapaktuan,” kata Musliadi, Selasa(20/1/2026).
Menurutnya, persoalan yang melibatkan PT Asdal seharusnya tidak dipandang sebagai konflik sepihak, melainkan menjadi bahan pemikiran bersama seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lainnya.
Ia menilai, berbagai keluhan masyarakat yang muncul selama ini perlu mendapat perhatian serius dan penanganan yang adil agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan. Oleh karena itu, Musliadi menekankan pentingnya penyelesaian persoalan secara menyeluruh dan bermartabat.
“Sebagai bagian dari KPA, kami siap mendukung langkah dan kebijakan pimpinan. Apapun risikonya, kami akan tetap berada dalam barisan dan mengikuti keputusan organisasi,” ujarnya.
Musliadi juga berharap pimpinan KPA dapat mendorong penyelesaian persoalan tersebut secara tuntas, dengan mengedepankan kepentingan masyarakat Aceh serta menjaga stabilitas dan ketenteraman daerah. (Id)















