Optimalkan Produksi Getah Triwulan I, KPH Banyumas Barat Perkuat Sinergi dan Disiplin Lapangan

Berita, Uncategorized528 Dilihat
banner 468x60

CILACAP, 86News.co – Mengawali kalender kerja tahun 2026, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat melakukan langkah proaktif untuk memacu produktivitas hasil hutan bukan kayu.

Fokus utama tertuju pada optimalisasi sadapan getah pinus melalui pendekatan persuasif dan penguatan koordinasi di wilayah BKPH Wanareja.

banner 336x280

Administratur/KKPH Banyumas Barat, Eka Cahyadi, S.Hut, menegaskan bahwa keberhasilan pencapaian target di akhir tahun sangat bergantung pada ritme kerja yang dibangun sejak awal tahun atau Triwulan I.

Narasi Kepemimpinan: Sinergi dan Akselerasi
Dalam arahannya, Bapak Eka Cahyadi menekankan bahwa hubungan antara manajemen dan penyadap adalah kemitraan yang strategis.

Ia meminta jajaran lapangan, khususnya di BKPH Wanareja, untuk tidak menunda pekerjaan.

“Kita tidak bisa bekerja dengan ritme biasa jika ingin mencapai hasil luar biasa.

Saya meminta seluruh personel di BKPH Wanareja, terutama para Ketua Tim Sadapan (KTS), untuk memiliki semangat ‘gercep’ (gerak cepat).

“Triwulan I ini adalah momentum krusial untuk mencuri start agar target produksi kita tetap berada di jalur yang benar,” ungkap Eka Cahyadi.

Beliau menambahkan bahwa pendekatan kepada penyadap harus dilakukan secara humanis namun tetap edukatif terkait target perusahaan.

Penyadap adalah ujung tombak kita. Dengan pendekatan yang baik, mereka akan merasa memiliki tanggung jawab yang sama untuk mengejar tayang produksi di awal tahun ini,” imbuhnya.

Disiplin Petugas sebagai Alat Kontrol
Selain motivasi lapangan, Bapak Eka Cahyadi juga memberikan instruksi tegas kepada Asper BKPH Wanareja, Sholehan, terkait kedisiplinan administratif petugas.

Beliau menekankan bahwa pengawasan yang efektif dimulai dari ketertiban internal.

“Saya instruksikan kepada Saudara Sholehan agar memonitor dengan ketat absen harian petugas lapangan.

Absensi bukan sekadar formalitas, melainkan alat kontrol utama bagi manajemen untuk memastikan personel hadir dan memberikan pendampingan maksimal kepada para penyadap.

“Jika petugasnya disiplin, maka kontrol terhadap kualitas dan kuantitas hasil sadapan akan jauh lebih mudah dilakukan,” tegas Eka Cahyadi.

Target Triwulan I yang Terukur
Langkah strategis ini diharapkan dapat meminimalisir kendala teknis di lapangan sejak dini.

Dengan kombinasi antara motivasi kepada penyadap dan pengawasan ketat melalui absensi petugas, KPH Banyumas Barat optimistis target produksi getah pada Triwulan I dapat terlampaui.

Kami ingin memastikan bahwa setiap tetes getah yang dihasilkan merupakan hasil dari kerja keras yang terorganisir dan terawasi dengan baik.

“Keberhasilan ini nantinya akan kembali memberikan manfaat bagi perusahaan dan kesejahteraan para mitra penyadap kita,” tutup Eka Cahyadi. (Tugiman)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *