Perhutani Bersama Polres dan Pemkab Cilacap Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Akses Pendidikan di Gandrungmangu

Berita, Uncategorized366 Dilihat
banner 468x60

CILACAP, 86News.co – Keselamatan akses pendidikan menjadi prioritas utama dalam sinergi lintas instansi di Kabupaten Cilacap.

Administratur KKPH Banyumas Barat menginstruksikan jajaran BKPH Sidareja untuk mendampingi Tim Polres Cilacap dan Tim Terpadu (Timdu) Pemkab Cilacap dalam peninjauan lokasi rencana pembangunan jembatan permanen di Desa Karanganyar, Kecamatan Gandrungmangu.

banner 336x280

Langkah ini merupakan respons cepat terhadap kondisi jembatan bambu di wilayah tersebut yang saat ini dalam kondisi kritis.

Jembatan darurat tersebut merupakan satu-satunya akses bagi anak-anak sekolah dan warga dusun yang terisolir, sehingga pembangunan yang layak menjadi urgensi utama guna menghindari risiko kecelakaan.

Detail Peninjauan Lapangan

Peninjauan dilakukan secara menyeluruh di Petak 22G RPH Gandrungmangu.

Lokasi ini diproyeksikan menjadi titik pembangunan jembatan dan akses jalan yang lebih representatif guna menghubungkan wilayah yang selama ini sulit dijangkau.

Kegiatan kolaboratif ini dihadiri oleh:
Perhutani KPH Banyumas Barat (Asper BKPH Sidareja dan jajaran), Polres Cilacap, Dinas PUPR Kabupaten Cilacap, Camat Gandrungmangu, Pemerintah Desa Karanganyar Wujud Bakti untuk Masyarakat
Keterlibatan Perhutani dalam proyek ini juga merupakan bagian dari kegiatan Bulan Bakti Kemasyarakatan.

Perhutani berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap pemanfaatan lahan hutan untuk kepentingan publik, terutama yang berkaitan dengan penyediaan infrastruktur dasar bagi masyarakat desa hutan.

Kami hadir untuk memastikan bahwa rencana pembangunan jalan dan jembatan yang melewati kawasan hutan, khususnya di Petak 22G, dapat segera terealisasi.

“Fokus utamanya adalah keamanan mobilitas warga dan pelajar yang selama ini menggunakan jembatan bambu yang membahayakan,” jelas pihak Perhutani di sela peninjauan.

Dengan pembangunan jembatan permanen ini, diharapkan keterisolasian wilayah dapat segera teratasi, sehingga akses pendidikan dan ekonomi masyarakat Desa Karanganyar dapat berjalan lebih aman dan lancar. (Tugiman)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *