Delapan Tersangka Pengeroyokan Maling Motor di Subang dapat Dukungan Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi

Berita, Uncategorized965 Dilihat
banner 468x60

Subang -86News co.- Sebanyak delapan tersangka dalam kasus pengeroyokan terhadap dua terduga pelaku pencurian motor (curanmor) di Kabupaten Subang mendapatkan dukungan penuh dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM). Informasi ini disampaikan setelah salah satu tersangka yang juga merupakan korban yang motornya akan dicuri mengaku telah dipanggil untuk memberikan keterangan oleh pihak kepolisian di Polres Subang.Saptu 07/02/2026

Menurut keterangan yang diterima, hingga saat ini kedelapan orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan tersebut belum ditahan oleh kepolisian. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan secara tegas bahwa pihaknya akan secara langsung mendampingi para tersangka sepanjang proses hukum berlangsung. Tidak hanya itu, Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi  juga akan menyediakan tim pengacara profesional untuk membela mereka dengan penuh rasa keadilan, guna memastikan setiap pihak mendapatkan hak yang sama dalam sistem peradilan negara.

banner 336x280

Operasi penangkapan dilakukan oleh Tim Unit Jatanras (Jaminan Tata Ruang Sosial) Satreskrim Polres Subang, bekerja sama dengan jajaran personel Polsek Purwadadi. Tim gabungan tersebut melakukan penyisiran wilayah Desa Wanakerta mulai dari pukul 01.00 WIB hingga pukul 04.30 WIB. Selama penyisiran, para terduga pelaku berhasil ditemukan dan diamankan dari rumah masing-masing, setelah sebelumnya diduga telah melakukan tindakan pengeroyokan yang cukup brutal.

Dari hasil penyelidikan awal yang dilakukan oleh tim penyidik, kedelapan orang tersebut diduga memiliki peran aktif dan langsung terlibat dalam serangkaian tindakan kekerasan terhadap dua orang yang telah diidentifikasi sebagai terduga pelaku curanmor. Aksi pengeroyokan yang terjadi menyebabkan dampak yang sangat memprihatinkan bagi kedua korban.

Salah satu terduga pelaku curanmor dinyatakan meninggal dunia akibat luka-luka yang diterima akibat tindakan brutal tersebut. Sementara korban lainnya hingga saat ini masih menjalani perawatan intensif di Ruang Perawatan Khusus (RPK) RSUD Subang, dengan kondisi kesehatan yang masih dalam status kritis. Tim medis yang menangani korban tersebut terus melakukan upaya terbaik untuk stabilkan kondisi pasien dan memberikan penanganan yang diperlukan sesuai dengan standar pelayanan kesehatan.

Kepolisian menyampaikan bahwa penyelidikan terhadap kasus ini masih terus berlangsung secara menyeluruh. Beberapa bukti terkait telah diamankan dan akan menjadi dasar dalam proses penuntutan lebih lanjut. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan yang sama atau mengambil hukum ke tangan sendiri, karena setiap bentuk kekerasan tetap akan menjadi objek penuntutan hukum sesuai peraturan yang berlaku.

Penulis : Wawan

https://tiktok.com/@wawansangkuriang34

https://tiktok.com/@wawan.gunawan4150

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *