Gubernur Jabar Dorong Libur 14 Hari untuk Sopir Angkot, Tukang Ojek, Becak, dan Delman Jelang Lebaran 2026 – Upaya Atasi Kemacetan Mudik

Berita, Uncategorized565 Dilihat
banner 468x60

BOTA BANDUNG, JAWA BARAT -86News co.– Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengumumkan langkah strategis untuk meminimalisasi potensi kemacetan selama musim mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah (2026). Salah satu langkah utama yang akan diterapkan adalah melibatkan para pekerja sektor transportasi tak terorganisir, antara lain tukang ojek, tukang becak, hingga kusir delman, dengan memberikan masa libur selama dua pekan Pengumuman ini disampaikan oleh Gubernur Dedi Mulyadi saat berada di Markas Kepolisian Daerah Mapolda Jawa Barat pada Rabu 18/2/2026

setelah melakukan koordinasi dengan Kapolda Jabar terkait persiapan pengamanan dan kelancaran lalu lintas musim mudik tahun ini.

banner 336x280

“Kita sangat menyadari bahwa setiap tahunnya, arus mudik dan balik Lebaran selalu menghadapi tantangan besar terkait kemacetan di berbagai titik strategis di Jawa Barat. Setelah melakukan evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya dan mendapatkan masukan langsung dari Pak Kapolda, kami sepakat untuk mengakomodir beberapa titik rawan kemacetan dengan cara menghentikan operasional sopir angkot, tukang becak, tukang ojek, serta kusir delman,” ujar Gubernur Dedi.

Menurutnya, masa libur yang akan diberikan tidak hanya sebatas satu pekan jelang hari raya, melainkan juga diperpanjang hingga satu pekan setelah Hari Raya Idul Fitri. Dengan demikian, total masa tidak beroperasi bagi para pekerja transportasi tersebut adalah 14 hari penuh.

“Masukan dari Pak Kapolda sangat berharga. Kita sepakat bahwa mereka tidak akan beroperasi sepekan menjelang hari raya dan kemudian sepekan setelah hari raya. Tujuan utama dari kebijakan ini adalah untuk mengurangi volume kendaraan di jalan raya, terutama di titik-titik yang telah teridentifikasi sebagai lokasi rawan kemacetan,” jelasnya.

Berdasarkan data dan evaluasi dari tahun sebelumnya, sejumlah daerah di Jawa Barat menjadi prioritas utama dalam penanganan kemacetan musim mudik. Di antaranya adalah Kabupaten Garut, Subang, Indramayu, Cirebon, Kabupaten Bandung Barat (khususnya di wilayah Lembang), serta Kabupaten Bogor (khususnya di kawasan Puncak).

“Kita telah mencatat bahwa pada musim mudik tahun lalu, kemacetan paling signifikan terjadi di lokasi-lokasi tersebut. Dengan mengurangi jumlah kendaraan yang beroperasi di daerah-daerah ini selama periode mudik dan balik, diharapkan aliran lalu lintas dapat berjalan lebih lancar dan aman bagi seluruh pengguna jalan,” ucap Gubernur Dedi.

Selain itu, pihaknya juga menegaskan bahwa kebijakan ini tidak hanya bertujuan untuk mengatasi kemacetan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi para pekerja transportasi tak terorganisir untuk beristirahat dan berkumpul bersama keluarga selama hari raya.

“Kita tidak hanya memikirkan kelancaran lalu lintas, tetapi juga kesejahteraan para pekerja yang setiap hari berjibaku untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga mereka. Libur selama dua pekan diharapkan dapat menjadi waktu yang berharga bagi mereka untuk merenung, berbagi kasih sayang dengan keluarga, dan kembali dengan semangat baru setelah hari raya,” tambahnya.

Gubernur Dedi Mulyadi juga menyampaikan bahwa pihaknya telah memberikan instruksi kepada Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat untuk segera melakukan pemetaan ulang terhadap seluruh titik rawan kemacetan di wilayah Jawa Barat. Selain itu, akan dilakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada para sopir angkot, tukang ojek, tukang becak, dan kusir delman terkait kebijakan libur ini.

“Kita akan memastikan bahwa setiap pihak yang terkait mendapatkan informasi yang jelas dan tepat waktu mengenai kebijakan ini. Sosialisasi akan dilakukan melalui berbagai saluran, termasuk melalui asosiasi atau kelompok yang ada di masing-masing daerah. Selain itu, kita juga sedang mengkaji berbagai bentuk dukungan yang dapat diberikan kepada mereka selama masa libur, meskipun hingga saat ini belum ada keputusan resmi mengenai kompensasi yang akan diberikan,” jelasnya.

Kapolda Jabar yang turut hadir dalam koordinasi tersebut menyampaikan dukungannya terhadap kebijakan yang diusulkan Gubernur Dedi. Menurutnya, langkah ini akan sangat membantu dalam pengelolaan lalu lintas selama musim mudik.

“Kami sangat mendukung langkah ini. Dengan mengurangi volume kendaraan di jalan raya, terutama kendaraan yang beroperasi di area-area padat, akan memudahkan kami dalam melakukan pengaturan lalu lintas dan menjaga keamanan serta kelancaran perjalanan masyarakat,” ucap Kapolda Jabar.

Pihak kepolisian juga akan meningkatkan patroli dan pengaturan lalu lintas di seluruh titik strategis, terutama di daerah-daerah yang menjadi fokus penanganan kemacetan. Selain itu, akan dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Kementerian Perhubungan, PT Jasa Marga, serta pemerintah daerah kabupaten/kota se-Jawa Barat untuk menyongsong musim mudik dengan persiapan yang matang.

Gubernur Dedi Mulyadi berharap bahwa kebijakan libur bagi para pekerja transportasi tak terorganisir ini dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan musim mudik dan balik Lebaran 2026 yang lebih lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat Jawa Barat serta pelancong yang melintas melalui wilayahnya.

“Kita menyadari bahwa tidak ada solusi yang sempurna dalam menangani kemacetan musim mudik, tetapi setiap langkah yang kita lakukan adalah upaya nyata untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat. Semoga dengan kerja sama yang erat antara semua pihak, musim mudik tahun ini dapat berjalan dengan baik dan seluruh keluarga dapat berkumpul dengan bahagia di hari raya,” pungkasnya.

Persiapan untuk musim mudik Lebaran 2026 di Jawa Barat terus dilakukan secara berkesinambungan, dengan berbagai langkah strategis yang dirancang untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan tantangan yang akan muncul. Kebijakan libur bagi sopir angkot, tukang ojek, tukang becak, dan kusir delman menjadi salah satu bagian penting dari upaya kolaboratif tersebut.

Penulis : Wawan

https://tiktok.com/@wawansangkuriang34

https://tiktok.com/@wawan.gunawan4150

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *