Bahu Jalan Desa Mekarbakti Kacamtan Pamulihan di Pakai Parkir Motor Futsal Jalan Akses Utama Ke Cilembu Terjebak Macet

Berita, Uncategorized175 Dilihat
banner 468x60

Sumedang -86News co.– Ruas jalan kabupaten yang menghubungkan Desa Mekarbakti, Kecamatan Pamulihan dengan kawasan Cilembu di Kabupaten Sumedang menghadapi masalah kemudahanan lalu lintas akibat bahu jalan yang sepenuhnya ditempati oleh kendaraan roda dua milik masyarakat yang bermain futsal. Kondisi ini semakin memperparah kepadatan aliran kendaraan, mengingat jalan tersebut merupakan akses utama yang sering dilalui oleh mobil pribadi, motor, serta truk besar yang mengangkut komoditas dari dan ke Cilembu.Lapang Haur ngomong Desa Mekarbakti Kac.Pamulihan kab sumedang Saptu 28/02/2026

Dari pantauan di lokasi, bahu jalan di kedua sisi ruas jalan Desa Mekarbakti telah tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Ratusan motor diparkir berjejer bahkan merambah ke pinggir jalan utama, membuat lebar jalan yang terbatas menjadi semakin sempit. Kondisi ini sering terjadi pada malam hari dan akhir pekan, saat aktivitas permainan futsal mencapai puncaknya.

banner 336x280

“Setiap hari mulai jam 18.00, jalan ini langsung macet. Motor yang datang main futsal tidak punya tempat parkir khusus, jadi terpaksa menempati bahu jalan. Kadang ada kendaraan besar yang sulit melewati, membuat antrian kendaraan menjadi panjang,” ungkap Supriyadi, seorang pedagang di sekitar lokasi lapangan futsal.

Ruas jalan Desa Mekarbakti – Pamulihan bukan hanya menjadi akses lokal, melainkan juga jalur penting untuk distribusi hasil bumi dari Cilembu, seperti tape dan produk pertanian lainnya. Setiap hari, ratusan truk dan ribuan kendaraan pribadi melintas melalui jalan ini.

Edi Kurniawan, sopir truk yang sering melintas jalur tersebut, mengaku khawatir dengan kondisi jalan yang semakin padat. “Truk kami punya ukuran besar, jadi kalau jalan sudah sempit dan ada motor parkir sembarangan, risiko terjadinya kecelakaan semakin tinggi. Kadang harus berhenti lama karena tidak bisa melewati kendaraan arah berlawanan,” ujarnya.

Warga sekitar mengeluhkan dampak kemudahanan lalu lintas terhadap aktivitas harian mereka, terutama saat jam  siang malam hari. Mereka berharap pihak berwenang dapat segera mengambil langkah penanganan, seperti pembuatan area parkir khusus untuk pengguna lapangan futsal atau pemasangan rambu larangan parkir di bahu jalan.

Tokoh masarakat mekar bakti  telah mengetahui masalah ini. “Kita sudah melakukan koordinasi awal dengan pengelola lapangan futsal dan sedang bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Sumedang untuk mencari solusi terbaik. Selain itu, akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kelancaran lalu lintas,” jelasnya.

Pihak Dinas Perhubungan Sumedang menyampaikan bahwa akan segera melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan mengevaluasi kemungkinan pengaturan lalu lintas serta pembuatan area parkir sementara untuk mengatasi masalah ini.

Penulis : Wawan

https://tiktok.com/@wawansangkuriang34

https://tiktok.com/@wawan.gunawan4150

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *