BANDUNG, JAWA BARAT -86News co – Nilai-nilai keislaman telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi sejak masa mudanya. Komitmen beliau terhadap ajaran agama tidak hanya terwujud dalam ibadah rutin, namun juga dalam upaya memperkuat pemahaman agama dan kapasitas kepemimpinan, yang kemudian diwujudkan dalam pandangan bahwa islam harus hadir dalam perilaku sehari-hari dan sistem sosial masyarakat, bukan hanya terbatas pada bangunan masjid atau atribut eksternal.Bandung Jawa Barat Saptu 28/02/2026
Sejak masih muda, Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi telah menunjukkan kesungguhan dalam mengamalkan ajaran islam. Salah satu bentuk konsistensinya adalah dengan menjalankan ibadah puasa Senin-Kamis secara teratur.
Di lansir dari unggahan humas Jabar di Instagram Kegiatan ini tidak hanya dianggap sebagai bentuk ketaatan kepada perintah agama, melainkan juga sebagai sarana penting untuk memperkuat spiritualitas dan kemampuan pengendalian diri. Melalui puasa, beliau belajar untuk mengendalikan hawa nafsu, meningkatkan kesadaran akan nilai-nilai kasih sayang, serta mempererat hubungan dengan Sang Pencipta.
Selain itu, masa mudanya juga diisi dengan pengalaman berharga dalam dunia organisasi kemahasiswaan. Beliau pernah menjabat sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), sebuah posisi yang tidak hanya memberikan kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, tetapi juga untuk memperdalam pemahaman tentang ajaran islam dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan bermasyarakat. Melalui peran tersebut, beliau belajar untuk menghimpun kekuatan masyarakat, memecahkan masalah bersama, dan membangun sinergi antarindividu dengan landasan nilai-nilai agama.
Dalam kesempatan temu dengan berbagai elemen masyarakat, Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi menegaskan bahwa pemahaman islam yang sesungguhnya tidak boleh terjebak pada bentuk fisik semata. “Islam bukan hanya tentang bagaimana kita membangun masjid yang megah atau menggunakan atribut yang menunjukkan identitas agama. Lebih dari itu, islam harus menjadi pedoman dalam setiap tindakan kita – mulai dari bagaimana kita berinteraksi dengan keluarga, tetangga, hingga bagaimana kita membangun sistem sosial yang adil, merata, dan penuh kasih sayang bagi seluruh lapisan masyarakat Jawa Barat,” ujar beliau.
Menurut Gubernur Dedy Mulyadi, integrasi nilai-nilai islam dalam sistem sosial memiliki peran krusial dalam menciptakan masyarakat yang harmonis dan sejahtera. Ajaran agama yang mengajarkan tentang keadilan, kejujuran, saling menghargai, dan gotong royong harus menjadi dasar dalam menyusun kebijakan publik, mengelola sumber daya daerah, serta menangani berbagai tantangan yang dihadapi provinsi. Hal ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah provinsi Jawa Barat untuk membangun daerah yang berkembang secara menyeluruh – tidak hanya dari segi ekonomi dan infrastruktur, tetapi juga dari segi spiritual, moral, dan kesejahteraan sosial.
Beliau juga menambahkan bahwa upaya untuk menjadikan islam sebagai bagian dari prilaku dan sistem sosial tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat. Mulai dari keluarga sebagai unit terkecil masyarakat, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, hingga dunia usaha harus berperan aktif dalam menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai agama. “Kita harus bersama-sama membangun ekosistem masyarakat di mana nilai-nilai islam dapat tumbuh dan berkembang dengan baik, sehingga menghasilkan generasi yang beriman, bertakwa, dan memiliki integritas yang tinggi,” jelasnya.
Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah provinsi Jawa Barat telah melakukan berbagai langkah konkrit, antara lain melalui program pendidikan karakter berbasis nilai-nilai agama, penguatan peran lembaga agama dalam pembangunan masyarakat, serta penyusunan kebijakan yang sesuai dengan prinsip-prinsip keadilan dan kesejahteraan yang diajarkan oleh islam. Semua upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa ajaran agama tidak hanya menjadi teori, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan seluruh masyarakat Jawa Barat.
Penulis ; Wawan
https://tiktok.com/@wawansangkuriang34
https://tiktok.com/@wawan.gunawan4150











