BPBD Sumedang Evakuasi Pohon Tumbang di Cadas Pangeran Saat Hujan Deras Pengendara diminta Waspada

Berita, Uncategorized599 Dilihat
banner 468x60

Sumedang -86News co.-  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang melakukan evakuasi darurat terhadap pohon tumbang yang menutupi sebagian ruas jalan utama di kawasan Cadas Pangeran, Kecamatan Sumedang Selatan, pada hari Rabu siang 11/03/2026

saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut.Kegiatan evakuasi dipicu oleh laporan warga sekitar mengenai adanya pohon besar jenis trembesi yang tumbang akibat tanah yang menjadi lembek akibat curah hujan tinggi yang terjadi sejak sekitar pukul 13.00 WIB. Pohon yang memiliki diameter batang sekitar 80 cm dan tinggi lebih dari 15 meter tersebut tumbang menyilang jalur jalan yang menjadi akses penting bagi pengendara yang ingin menuju Kecamatan Sumedang Selatan,

banner 336x280

Kepala BPBD Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, S.STP, M.Si, menjelaskan bahwa tim tanggap darurat segera diterjunkan ke lokasi setelah menerima informasi dari pos pengamatan bencana yang telah tersebar di berbagai titik rawan bencana di kabupaten. “Kami mendapatkan laporan sekitar pukul 13.30 WIB dan dalam waktu kurang dari 30 menit, tim evakuasi sudah berada di lokasi. Kondisi jalan saat itu sangat licin dan masih turun hujan deras, sehingga kami harus bekerja dengan hati-hati untuk menghindari terjadinya kejadian lebih lanjut,” ujarnya dalam keterangan pers usai evakuasi.

Selama proses evakuasi, tim BPBD bekerja sama dengan pihak Polisi Lalu Lintas (Polisi Lalulintas) Unit Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polres Sumedang dan dinas Pekerjaan Umum (PUPR) Kabupaten Sumedang untuk melakukan pengalihan arus lalu lintas serta memastikan keamanan area sekitar. Pihak terkait memasang spanduk peringatan dan menempatkan petugas pengatur lalu lintas di titik awal dan akhir zona pemblokiran jalan untuk menghindari kemacetan dan kecelakaan.

“Kami mengalihkan pengendara yang ingin menuju arah Sumedang Selatan melalui jalan alternatif yang melintas melalui Desa Cibugel dan Desa Cikancung. Meskipun jalan alternatif sedikit lebih sempit, namun kami telah memastikan bahwa jalur tersebut dalam kondisi layak untuk dilalui,” jelas Kepala  Lalu Lintas Polres Sumedang, AKP Agus Sukaedi Suryana, S.H., M.H.,

Proses pembersihan puing pohon tumbang memakan waktu sekitar 2 jam hingga pukul 16.00 WIB, dengan menggunakan alat berat seperti ekskavator yang disiapkan oleh dinas PUPR. Setelah puing-puing berhasil dibersihkan dan jalan dapat dilewati kembali, tim BPBD melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi tanah dan pohon-pohon besar lainnya di sepanjang ruas jalan Cadas Pangeran untuk memastikan tidak ada potensi bahaya yang tersisa.

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa beberapa pohon besar lainnya di sekitar lokasi kejadian menunjukkan tanda-tanda kerapuhan akibat kondisi tanah yang lembek. Oleh karena itu, BPBD Sumedang telah memasang tanda peringatan khusus di sekitar area tersebut dan akan melakukan pemantauan berkala selama musim hujan berlangsung.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama para pengendara yang sering melintas melalui ruas jalan Cadas Pangeran dan wilayah-wilayah lain yang termasuk zona rawan longsor dan pohon tumbang, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Saat hujan deras atau setelahnya, kondisi jalan dapat menjadi sangat berbahaya, sehingga disarankan untuk menghindari melewati area rawan jika tidak ada keperluan mendesak,” tambah H. Supriyatno.

Selain itu, BPBD Sumedang juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan setiap tanda-tanda bahaya seperti tanah yang mulai longsor, pohon yang condong, atau jalan yang retak melalui nomor hotline darurat BPBD yang dapat dihubungi kapan saja yaitu 112 atau (0261) 2012345.

“Kami telah melakukan berbagai upaya untuk meminimalkan risiko bencana, termasuk melakukan pemangkasan pohon-pohon besar di sepanjang jalan raya, pembuatan saluran drainase yang baik, dan penyebaran informasi tentang mitigasi bencana. Namun, kerja sama dari seluruh masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga keamanan bersama selama musim hujan ini,” pungkas Kepala BPBD Sumedang.

Perlu diketahui bahwa kawasan Cadas Pangeran termasuk salah satu area yang sering mengalami kejadian pohon tumbang dan longsor saat musim hujan akibat kondisi topografi yang bergelombang dan banyaknya pepohonan besar di sepanjang jalan. Pemerintah Kabupaten Sumedang telah merencanakan program pembenahan infrastruktur jalan dan penanganan pohon-pohon rawan tumbang di wilayah tersebut pada tahun anggaran 2026 mendatang.

Penulis : Wawan

https://tiktok.com/@wawansangkuriang34

https://tiktok.com/@wawan.gunawan4150

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *