Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi Siap Bantu Bupati Sumedang Pastikan Lima Warga Terlantar di Papua Akan Kembali Ke Halamannya

Berita, Uncategorized559 Dilihat
banner 468x60

BANDUNG, JAWA BARAT -86News co. –  Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan kesiapannya untuk membantu memfasilitasi proses kepulangan lima warga Kabupaten Sumedang yang saat ini terlantar di Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan. Keputusan ini diambil setelah Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melaporkan kondisi para warga yang mengalami kesulitan setelah menjadi korban janji kerja yang tidak terealisasi.Desa cikareo Utara  kac.Wado Kab sumedang Kamis 12/03/2026

Lima warga yang terkena dampak yakni Rahya Efendi, Dedi, Jaja, Yusup Maulana, dan Dede Gunawan, semula pergi ke Papua dengan harapan mendapatkan pekerjaan yang dijanjikan oleh seorang mandor. Namun, setelah tiba di lokasi kerja di Distrik Dekai, ternyata mandor yang bersangkutan kabur tanpa memberikan informasi apapun maupun kompensasi yang seharusnya diterima para pekerja. Hal ini menyebabkan kelima warga tersebut terlantar dan tidak memiliki sarana untuk kembali ke kampung halaman di Desa Cikareo Utara, Kecamatan Wado.

banner 336x280

“Kami sangat prihatin mendengar kondisi yang dialami oleh anak-anak muda kita dari Kabupaten Sumedang. Sebagai pemerintah provinsi, kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh agar mereka dapat segera kembali ke keluarga dan mendapatkan bantuan yang diperlukan,” ujar Gubernur Dedi Mulyadi dalam pertemuan dengan tim dari Pemkab Sumedang di Kantor Gubernur Jawa Barat,

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi awal dengan berbagai pihak terkait untuk memastikan proses kepulangan berjalan lancar. “Kami telah menginformasikan kondisi ini kepada Gubernur, dan dengan dukungan dari Provinsi Jawa Barat, langkah-langkah konkrit segera akan kami lakukan. Mulai dari pengurusan administrasi perjalanan, pengaturan transportasi, hingga penyediaan bantuan keuangan dan kesehatan bagi para pekerja yang kembali,” jelas Bupati Sumedang Dony.Aad Munir

Pihak Pemkab Sumedang juga menyampaikan bahwa setelah para warga kembali ke Sumedang, akan dilakukan penilaian kondisi kesehatan dan kebutuhan lainnya. Selain itu, pemerintah daerah akan memberikan bantuan pendampingan untuk membantu mereka memulai kembali kehidupan dan mencari peluang kerja yang lebih aman serta terpercaya di masa depan.

“Kami juga akan melakukan investigasi lebih lanjut terkait kasus penipuan janji kerja ini agar tidak ada lagi warga Sumedang maupun Jawa Barat yang menjadi korban serupa. Kerjasama dengan pihak berwenang di Papua juga akan kami jalin untuk menangani kasus mandor yang kabur tersebut,” tambah Bupati Sumedang Dony.ahmad Munir

Tim khusus yang dibentuk oleh Pemprov Jawa Barat dan Pemkab Sumedang akan segera melakukan kunjungan ke Kabupaten Yahukimo untuk memastikan kondisi langsung para pekerja dan menyusun rencana perjalanan pulang yang aman dan nyaman. Perkiraan waktu kepulangan kelima warga tersebut akan diumumkan secara resmi setelah seluruh persiapan administratif dan logistik selesai disiapkan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat yang turut terlibat dalam koordinasi menyampaikan bahwa pihaknya akan meningkatkan sosialisasi tentang cara mencari pekerjaan yang benar dan terpercaya, serta memberikan edukasi terkait hak-hak pekerja agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh janji kerja yang tidak jelas.

“Kami berharap dengan dukungan yang diberikan, para warga Sumedang ini dapat segera kembali bersama keluarga dan bangkit dari kesulitan yang mereka alami. Pemerintah akan selalu menjadi tempat perlindungan bagi seluruh warga masyarakat Jawa Barat, di mana pun mereka berada,” pungkas Gubernur Jawa barat Dedi Mulyadi.

Penulis : Wawan

https://tiktok.com/@wawansangkuriang34

https://tiktok.com/@wawan.gunawan4150

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *