Pemrov Jawa Barat Menyalurkan Kompensasi Bagi 5.000 Pengemudi Angkutan Tradisional Selama Masa Mudik Lebaran 2026

Berita, Uncategorized330 Dilihat
banner 468x60

Garut – 15 Maret 2026 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat telah mulai menyalurkan dana kompensasi kepada sekitar 5.000 pengemudi angkutan tradisional seperti delman, becak, dan angkot yang diminta tidak beroperasi selama masa pembatasan jalur mudik Lebaran 2026. Setiap penerima mendapatkan bantuan sebesar Rp1.400.000 sebagai pengganti pendapatan yang hilang.Jalan Jend. Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Saptu 14/03/2026

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa kebijakan ini bertujuan ganda, yaitu menjaga kelancaran lalu lintas di jalur utama arus mudik dan membantu kesejahteraan para pengemudi yang terdampak pembatasan operasional. “Kita memahami bahwa aktivitas angkutan tradisional di jalur utama mudik berpotensi menyebabkan kepadatan lalu lintas. Namun, kami juga tidak ingin para pengemudi menderita kerugian ekonomi akibatnya,” ucapnya.

banner 336x280

Sebelumnya, pada 12 Maret 2026, sebanyak 3.000 pengemudi dari Garut, Cirebon, Subang, Bogor, Cianjur, Padalarang, Lembang, dan Kota Bandung telah menerima kompensasi. Sedangkan di Kabupaten Garut saja, 483 pengemudi (477 kusir delman dan 6 tukang becak) dari 12 kecamatan telah mendapatkan bantuan pada 14 Maret 2026. Total anggaran yang disiapkan untuk program ini mencapai Rp6,9 miliar.

Kepala Dinas Perhubungan Jawa Barat menjelaskan bahwa pembatasan operasional diberlakukan selama satu minggu, menjelang dan setelah Hari Raya Idul Fitri. Selain itu, Pemprov juga akan melakukan pengawasan untuk memastikan para penerima kompensasi benar-benar tidak beroperasi sesuai ketentuan.

“Kami berharap kebijakan ini dapat membuat arus mudik dan balik tahun ini lebih lancar, sekaligus memberikan kebaikan langsung bagi para pekerja transportasi informal yang telah lama berkontribusi pada mobilitas masyarakat,” tambah Kepala Dinas Perhubungan.

Penulis : Wawan

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *