SUMEDANG -86News co.- Bupati Kabupaten Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, ST., MM., melakukan kunjungan kerja ke Desa Pasirnanjung, Kecamatan Cimanggung, untuk meninjau langsung perkembangan pembangunan Desa Wisata Pasirnanjung Geulis kac.Cimanggung kab sumedang. Kamis (02/04/2026).
Dalam kesempatan ini, Pemkab Sumedang menggandeng PT Pegadaian melalui program Pegadaian Peduli Desa sebagai mitra strategis dalam pengembangan potensi wilayah tersebut Kegiatan ini ditandai dengan peresmian Desa Wisata Pasirnanjung Geulis sebagai desa binaan pertama PT Pegadaian di wilayah Jawa Barat, Desa pasirnanjung gelis
Turut hadir dalam acara tersebut Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, Camat Cimanggung, unsur Forkopimcam, Kepala Desa Pasirnanjung, serta perangkat desa dan pelaku UMKM setempat.
Bupati sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas inisiatif PT Pegadaian yang turut serta membangun dan mengembangkan potensi desa. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan dunia usaha sangat penting untuk mempercepat pembangunan, mengentaskan kemiskinan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah perdesaan.
“Kehadiran Pegadaian melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) ini merupakan kolaborasi konkret yang kami harapkan. Desa Pasirnanjung memiliki potensi alam yang sangat indah atau ‘geulis’, dan dengan sentuhan bantuan sarana prasarana serta penguatan branding dari Pegadaian, saya optimis desa ini akan menjadi destinasi unggulan baru di Sumedang,” ujar Bupati sumedang Dony.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pembangunan desa tidak hanya dilihat dari infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari indikator nyata seperti penurunan angka kemiskinan, penurunan stunting, tersedianya lapangan kerja bagi usia produktif, dan bergeraknya roda ekonomi desa secara mandiri.
Program yang dilaksanakan di Desa Pasirnanjung ini dirancang dengan tiga pilar utama untuk mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan, yaitu
Pemberdayaan Masyarakat: Melalui pelatihan keterampilan, sertifikasi produk, serta edukasi literasi keuangan dan investasi bagi pelaku UMKM dan warga desa.
Bantuan Sarana dan Prasarana: Pembangunan dan renovasi fasilitas umum seperti MCK, aula desa, gapura landmark, plang penunjuk arah, kios UMKM, hingga sarana olahraga dan wisata.
Penguatan Branding dan Publikasi: Upaya memperkenalkan Desa Wisata Pasirnanjung Geulis ke khalayak luas agar semakin dikenal dan diminati wisatawan.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, menegaskan bahwa peran perusahaan kini telah bertransformasi menjadi mitra tumbuh bagi masyarakat, bukan sekadar lembaga keuangan. Melalui program ini, Pegadaian ingin memastikan ekosistem desa mulai dari perangkat desa, pelaku usaha, hingga pengelola lingkungan dapat bersinergi secara optimal.
“Kami ingin memberikan bekal edukasi dan sarana fisik agar desa ini mampu mandiri secara ekonomi dan berkelanjutan. Pemilihan Pasirnanjung sebagai desa binaan pertama di Jabar didasarkan pada potensi wisata dan ekonomi kreatif yang sangat besar,” jelas Eko Supriyanto.
Kepala Desa Pasirnanjung, Susi Herawati, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Menurutnya, bantuan ini menjadi dorongan besar bagi pengembangan desa wisata, peningkatan kualitas UMKM, serta penataan lingkungan yang lebih baik.
“Kami berharap program ini bisa terus berlanjut dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh warga. Fasilitas yang dibangun akan kami jaga dan manfaatkan sebaik mungkin untuk kemajuan bersama,” ucap Susi.
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan Desa Pasirnanjung tidak hanya menjadi tempat wisata yang menarik, tetapi juga menjadi contoh desa yang mandiri, sejahtera, dan mampu mengelola potensi lokal secara optimal.
Penulis : Wawan
https://tiktok.com/@wawansangkuriang34
https://tiktok.com/@wawan.gunawan4150











