Tegas! Polsek Leles Segel 4 Warung Penjual Obat Keras Tramadol Ilegal

Berita, Uncategorized1862 Dilihat
banner 468x60

GARUT -86News co.- Dalam upaya menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat serta melindungi generasi muda dari bahaya narkoba dan obat berbahaya, Polsek Leles, Polres Garut, melakukan tindakan tegas. Personel gabungan turun langsung ke lapangan bersama awak media Inj-News untuk memberantas peredaran obat keras jenis tramadol ilegal yang selama ini meresahkan warga, Selasa (07/04/2026).

Dilamsir dari media ( Inj-News )Operasi penertiban ini dilakukan secara masif dengan menyisir sejumlah titik yang diduga kuat menjadi tempat transaksi dan penjualan obat-obatan terlarang tersebut. Begitu ditemukan bukti yang cukup, petugas tidak main-main dan langsung memasang garis polisi (police line) sebagai tanda penutupan resmi lokasi.

banner 336x280

Hasil dari operasi yang dilakukan pada hari ini, pihak kepolisian berhasil mengamankan dan menyegel sebanyak empat warung yang terbukti secara sah dan meyakinkan menjual obat keras tramadol tanpa izin resmi.

Keempat lokasi tersebut kini resmi ditutup sementara oleh aparat penegak hukum. Penindakan ini dilakukan sebagai bentuk hukuman dan efek jera bagi pelaku yang telah melanggar aturan perundang-undangan yang berlaku.

Kapolsek Leles melalui anggotanya menjelaskan bahwa langkah tegas ini diambil bukan tanpa alasan. Selama ini, keberadaan warung-warung tersebut telah lama menjadi keluhan masyarakat luas karena dianggap merusak tatanan sosial dan membahayakan masa depan generasi muda.

“Obat jenis tramadol ini jika disalahgunakan sangat berbahaya bagi kesehatan dan bisa memicu tindakan kriminal. Kami tidak bisa membiarkan hal ini terus terjadi di wilayah hukum kami,” ujar salah satu petugas.

Langkah tegas yang diambil oleh Polsek Leles ini mendapat sambutan positif dan apresiasi tinggi dari masyarakat sekitar. Warga mengaku merasa lega dan bernapas lega karena tempat yang selama ini dianggap sarang peredaran obat berbahaya kini sudah ditutup.

“Kami berharap ini menjadi pelajaran berharga dan tidak ada lagi praktik serupa yang muncul kembali di kemudian hari,” ujar salah satu warga.

Keterlibatan awak media dalam kegiatan ini juga menjadi bukti nyata transparansi aparat dalam menjalankan tugas. Polisi ingin menunjukkan bahwa penegakan hukum dilakukan secara terbuka, profesional, dan bertanggung jawab.

Pihak kepolisian menegaskan, pengawasan dan patroli akan terus diperketat. Siapa pun, di mana pun, dan dalam bentuk apa pun yang terlibat dalam peredaran obat-obatan ilegal, akan ditindak tegas tanpa pandang bulu demi kebaikan bersama.

Editor : Wawan

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *