Tasikmalaya,86news.co – Di Duga Ratusan pelajar SMAN 1 Cisayong (SMANCIS) Kabupaten Tasikmalaya, mengalami gejala keracunan massal setelah menyantap menu dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Belasan pelajar dibawa secara bertahap ke Puskesmas Cisayong untuk mendapatkan penanganan medis
Selain yang dirawat di puskesmas, ada satu orang siswa yang harus dirujuk ke RSUD KHZ Musthafa Singaparna sebab kondisinya yang membutuhkan perawatan lebih lanjut.
Menu yang disajikan saat itu terdiri dari nasi, SOP ayam, tempe goreng, dan buah melon. Dugaan keracunan tersebut terjadi pada Kamis, (9/04/2026).
“Makannya kemarin Rabu, bukan hari ini (Kamis), tapi mulai kerasa malamnya, mules; mual,muntah-muntah, dan buang air terus menerus” ujar salah seorang siswa
Dari hasil informasi para siswa di Puskesmas mengatakan, korban itu antara kelas 10 (X) dan kelas 11 (Xl).
Camat Cisayong, Ayi Mulyana saat ditemui membenarkan adanya dugaan keracunan Siswa SMAN 1 Cisayong.
“Total ada 15 orang, 11 sudah diperbolehkan pulang, sementara ini 4 lainnya masih dalam observasi,” jelas Ayi.
“Anak saya makan menu sayur sop kemarin siang, tapi gejalanya baru terasa malam hari sekitar jam 11 malam. Teman-temannya juga banyak yang mengalami gejala serupa,” ungkap orang tua Mita saat ditemui di lokasi puskesmas, Kamis 9 April 2026 malam.
salah seorang guru SMAN 1 Cisayong membenarkan bahwa jumlah siswa yang terindikasi mengalami gejala keracunan mencapai ratusan orang. Meskipun, tidak semua siswa menjalani rawat inap.
“Ada 114 ya, dan yang mendapat perawatan di puskesmas ada 15 orang,” katanya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisan Polsek Cisayong, Polres Tasikmalaya Kota masih melakukan investigasi lebih lanjut dan mengambil sampel makanan untuk memastikan penyebab pasti yang menimpa para pelajar SMAN 1 Cisayong tersebut.
Bl













