KABUPATEN BANDUNG -86News co– Proyek rehabilitasi ruang perpustakaan di SDN Pamoyanan, Desa Panenjoan, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, kembali menjadi sorotan tajam. Kali ini bukan hanya soal kualitas kerjaan yang dinilai tidak sesuai, tapi juga sikap pihak pelaksana yang diduga menghindar dan sulit dikonfirmasi.Desa panenjoan kac Cicalengka kab bandung jumaat 24/04/2026
Proyek bernilai fantastis Rp 111.021.019,00 (Seratus sebelas juta dua puluh satu ribu sembilan belas rupiah) ini dikerjakan oleh CV. Maju Rahayu dengan nomor kontrak 020/072.6-BidangSD/2026.
Namun, warga yang peduli dan ingin menanyakan langsung kondisi pekerjaan mengaku sangat kebingungan dan kecewa karena tidak ada kejelasan dari pihak penyedia.
“Saya Tanya Pemborong Melalui telpon seluler ,Tidak Diangkat, WA Tidak Dibalas”
Dalam pengaduannya, warga menyampaikan kekecewaannya yang mendalam. Sudah berulang kali mencoba menghubungi pihak yang bertanggung jawab, namun hasilnya nihil.
“Saya sudah mencoba menanyakan langsung kepada pemborong, tapi tidak ada jawaban. Ditelpon berkali-kali tidak pernah diangkat, dikirim pesan lewat WhatsApp juga tidak ada balasan sama sekali,” keluh warga.
“Sampai berita ini saya buat dan turunkan, saya masih bingung harus bertanya kepada siapa. Tidak ada yang mau mengakui atau memberikan penjelasan,” tambahnya dengan nada frustrasi.
Sikap yang tertutup dan menghindar ini semakin memperkuat dugaan bahwa ada sesuatu yang disembunyikan dalam pengerjaan proyek tersebut.
Realita Lapangan: Cuma Ganti Kusen & Keteng, Tanpa Jaringan Palopo
Selain masalah komunikasi, kualitas fisik pekerjaan pun dinilai sangat jauh dari standar dan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Berdasarkan pengamatan langsung di lokasi Yang dikerjakan: Hanya sekadar mengganti Kusen dan Keteng (langit-langit) saja.Yang TIDAK dikerjakan: Sama sekali tidak memakai Jaringan Palopo, padahal item ini sangat penting untuk kekuatan dan kerapian struktur atap/langit-langit.
Cara pengerjaan: Dibilang “cuma separo-separo digantinya”. Artinya tidak dikerjakan secara tuntas, penuh, dan maksimal, melainkan sepotong-sepotong atau asal ganti saja.
Warga menilai bahwa dengan uang lebih dari seratus juta rupiah, hasil yang didapat sangat tidak sebanding dan terkesan banyak item pekerjaan yang “dipotong” atau dihilangkan untuk menghemat biaya.
Lokasi: SDN Pamoyanan, Desa Panenjoan, Kec. Cicalengka
Pelaksana: CV. Maju Rahayu
Nilai: Rp 111.021.019,00
Waktu: 60 Hari Kalender
Data di kertas sangat lengkap dan resmi, namun realitas di lapangan dan sikap pelaksana sangat berbeda.
Minta Pihak Berwenang Turun Tangan
Masyarakat berharap melalui laporan ini, pihak Dinas Pendidikan, Inspektorat, atau pihak terkait lainnya bisa segera turun tangan melakukan pengecekan ulang.
“Kami ingin kejelasan. Kenapa pekerjaan tidak sesuai RAB? Kenapa pemborong susah sekali dihubungi? Uang negara sebesar ini harus dipertanggungjawabkan dengan hasil yang maksimal dan aman untuk anak sekolah,” tegas warga.
Penulis : Wawan / Tim..











