GARUT -86News co.- Suasana meriah menyelimuti kawasan Jalan Ahmad Yani No.28, Pakuwon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jawa Barat, dalam penyelenggaraan Gebyar Pesona Budaya Garut 2026 yang tahun ini mengusung tema “Garut Gumiwang, Tanjeur Dangiang.”Sabtu 25 April 2026.
Acara tahunan yang telah berlangsung selama 24 tahun ini menjadi momentum penting dalam memperkuat identitas Garut sebagai daerah kaya seni, budaya, dan pariwisata. Tahun ini menjadi lebih istimewa karena Gebyar Pesona Budaya Garut 2026 resmi terpilih sebagai bagian dari 125 Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, program strategis nasional dari Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Kegiatan dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan Kementerian Pariwisata RI, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Garut, tokoh masyarakat, budayawan, seniman, serta ribuan warga Garut.
Sambutan Wakil Bupati Garut
Wakil Bupati Garut drg. Hj. Luthfianisa Putri Karlina, M.BA secara resmi Garut Diakui Nasional membuka acara dan menyampaikan rasa bangga atas pencapaian tersebut.
Menurutnya, masuknya Gebyar Pesona Budaya Garut ke Karisma Event Nusantara menjadi bukti bahwa Garut mendapat perhatian nasional di tengah persaingan ratusan kabupaten/kota se-Indonesia.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan budaya seperti ini bukan sekadar hiburan, tetapi berdampak nyata terhadap ekonomi masyarakat, pelaku UMKM, dan para seniman lokal.
“Acara seperti ini memberikan dampak baik bagi perputaran ekonomi masyarakat. Pedagang kecil ikut merasakan manfaatnya, para seniman mendapat ruang apresiasi, dan budaya Garut semakin dikenal luas.Unjarnya.”
Helaran dan Karnaval Budaya
Pada siang hari, masyarakat disuguhkan Helaran dan Karnaval Budaya bertema Perjalanan Panjang Sejarah Kabupaten Garut, menggambarkan perpindahan pusat pemerintahan dari Limbangan ke Garut pada masa Bupati RAA Adiwijaya.
Sebanyak 46 rombongan tampil memukau, mulai dari:
Raja-Raja Nusantara dan Dewan Adat
Terebang Sejak dari Kampung Dukuh Cikelet. Gesrek / Bubuang Pati Pamulihan
Bangreng Cilawu. Pasukan Senapati Berkuda Komunitas Onthel dan Jeep Lawas. Badeng Malangbong
Bangklung Cisurupan.
Dodombaan Bayongbong. Barongsai Garut Lion Dance Club
Marchindang Garut.
Kuda Renggong Sumedang
Buroq Cirebon.
Tarian dari 5 Provinsi Indonesia
Hingga komunitas skateboard, BMX, Vespa, dan marching band.
Helaran tersebut menggambarkan wajah Garut yang berakar kuat pada tradisi namun terus berkembang secara kreatif dan modern.
Karnaval Malam Cahaya Budaya Garut
Malam harinya, rangkaian acara dilanjutkan dengan Helaran Seni Budaya Karnaval Malam bertema “Cahaya Budaya, Pesona Garut di Malam Hari.”
Enam penampilan utama memeriahkan malam Garut, yakni:
Surak Ibra Wanaraja. Seni Raja Dogar. Angklung Buncis Samarang. Gegel Jubleg Cisewu. Liong Naga Hitam Srivijaya. Fashion Show Kultur Garut oleh Maheswari Management.
Gemerlap lampu, musik tradisional, dan kreativitas para seniman menjadikan malam Garut penuh pesona dan semangat budaya. Garut Makin Bersinar Gebyar Pesona Budaya Garut 2026 membuktikan bahwa budaya bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi kekuatan masa depan.
Selain menjaga tradisi, kegiatan ini menjadi motor penggerak ekonomi kreatif, pariwisata, serta kebanggaan masyarakat Garut.Budaya Garut hidup siang dan malam, dijaga leluhur dan dimajukan generasi sekarang
MUKRIN

















