Yayasan Wakaf Universitas Muslim Indonesia Menyerahkan SK dan Memberikan Pembekalan Kepada 200 Dosen dan Pegawai Tetap Dalam Lingkup UMI Makassar

banner 468x60

Makassar, 86News.co – Prosesi penyerahan SK dan pembekalan ini digelar di Auditorium Al Jibra, Kampus II UMI, Jalan Urip Sumoharjo, Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (27/4/2026).

Dari jumlah tersebut, 167 orang merupakan dosen dan 33 lainnya tenaga kependidikan. Kegiatan berlangsung dengan suasana khusyuk, diawali lantunan ayat suci Alquran serta doa.

banner 336x280

Tahapan selanjutnya mencakup pembacaan Surat Keputusan (SK), penandatanganan dokumen, hingga pengucapan Pakta Integritas secara bersama-sama oleh para peserta yang dilantik. Setelah itu, seluruh peserta mengikuti sesi pembekalan sebagai bagian dari penguatan peran dan tanggung jawab.

Pembekalan awal disampaikan oleh Ketua Pembina Yayasan Wakaf UMI, Prof Dr Mansyur Ramly, yang hadir secara daring. Kegiatan ini dipandu oleh Kepala Humas, Protokoler, dan Kerja Sama UMI, Dr Eng Ir Irma Nur Afiah.

Dalam pengantarnya, Irma menyampaikan pesan inspiratif bahwa kecintaan terhadap UMI tidak cukup diwujudkan melalui kata-kata, melainkan harus tercermin dalam pengabdian yang nyata dan berkelanjutan.

Pada kesempatan tersebut, Prof Mansyur Ramly mengajak para dosen dan pegawai baru untuk menjalankan amanah dengan keikhlasan serta tanggung jawab tinggi. Ia menekankan pentingnya membangun kepercayaan melalui sikap jujur dan dedikasi.

Ia juga mengingatkan bahwa pengabdian di UMI harus senantiasa berlandaskan nilai spiritual, termasuk memperbanyak dzikir sebagai bentuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya etos kerja Islami yang mencakup nilai ibadah, amanah, tanggung jawab, pelayanan, kehormatan, serta kreativitas dalam bekerja.

Sementara itu, Ketua Yayasan Wakaf UMI, Prof Dr Hj Masrurah Mokhtar, menekankan pentingnya menjaga reputasi kampus melalui integritas pribadi. Menurutnya, keselarasan antara ucapan dan tindakan menjadi cerminan utama dari integritas seorang pengabdi.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi kejujuran akademik, baik dalam proses pembelajaran, penelitian, maupun pengabdian kepada masyarakat, serta menghindari segala bentuk pelanggaran seperti plagiarisme dan manipulasi data.

Sementara itu dalam Siaran Pers yang diterima Senin 27 April 2026 disebutkan,Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, mengingatkan proses seleksi yang telah dilalui para peserta berlangsung secara profesional. Ia mendorong para dosen untuk mengimplementasikan Catur Dharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat, serta dakwah Islamiyah.

Menurutnya, peran dosen tidak hanya terbatas pada kegiatan mengajar, tetapi juga harus aktif dalam penelitian dan pengabdian. UMI pun telah menyediakan dukungan anggaran untuk menunjang aktivitas tersebut.

Ia juga menekankan pentingnya evaluasi secara berkala guna menjaga kualitas kinerja dosen dan pegawai, serta peran pimpinan dalam melakukan pembinaan yang berkesinambungan.

Di akhir sambutannya, Prof Hambali mengingatkan pentingnya disiplin, termasuk penerapan sistem absensi yang terintegrasi dengan kegiatan ibadah berjamaah. Hal ini dinilai sebagai bagian dari penguatan identitas UMI sebagai institusi pendidikan berbasis dakwah.

Menutup kegiatan, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh dosen dan pegawai yang baru dilantik, serta berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan demi kemajuan institusi.

Sementara itu dihubungi Via Ponsel,Dekan Fakultas Hukum UMI Makassar Prof Dr Rinaldy Bima SH.MH mengatakan dari keseluruhan dosen yang mendapat SK, 20 orang diantaranya Dosen Fakultas Hukum, bergelar Doktor Ilmu Hukum dari berbagai jurusan. (Jahja)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed