BAZNAS RI Puji Pengelolaan Zakat Ciamis, Jadi Rujukan Daerah Lain

banner 468x60

Ciamis, 86news.co – Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis menerima kunjungan Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI) di Ruang VIP Pendopo Bupati, Rabu (06/05/2026). Kunjungan tersebut berlangsung hangat dan penuh keakraban, menandai eratnya sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengelola zakat nasional.

Dalam kesempatan itu, pimpinan BAZNAS RI, Rizaluddin Kurniawan, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kinerja BAZNAS Ciamis. Ia menilai pengelolaan zakat di daerah tersebut tergolong sangat baik bahkan layak dijadikan contoh bagi kabupaten/kota lain di Indonesia.

banner 336x280

“BAZNAS Ciamis sering saya jadikan rujukan bagi daerah lain yang ingin belajar bagaimana mengelola zakat dengan baik,” ujarnya.

Menurut Rizaluddin, keberhasilan tersebut tidak lepas dari peran kepala daerah yang mampu menghadirkan kebijakan strategis dalam mendukung optimalisasi pengelolaan zakat. Selain itu, tingginya kesadaran masyarakat juga menjadi faktor penting yang memperkuat sistem yang telah dibangun.

“Di samping kesadaran masyarakat yang baik, ini juga tidak lepas dari leadership bupati,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Herdiat Sunarya menuturkan bahwa salah satu kekuatan utama Kabupaten Ciamis terletak pada kultur masyarakatnya yang masih menjunjung tinggi nilai gotong royong dan kebersamaan. Menurutnya, hal ini menjadi pembeda dibandingkan dengan daerah perkotaan besar lainnya.

“Alhamdulillah, kesadaran masyarakat untuk berzakat, bersedekah, maupun berinfak sangat tinggi. Ini menjadi potensi besar bagi pemerintah daerah,” ungkapnya.

Ia juga mengakui bahwa keterbatasan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi tantangan tersendiri. Namun, partisipasi aktif masyarakat justru menjadi motivasi bagi pemerintah untuk terus mengoptimalkan pengelolaan dana sosial keagamaan tersebut.

Lebih lanjut, Bupati Herdiat menegaskan bahwa hal utama yang selalu ia tekankan adalah membangun kepercayaan masyarakat. Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan zakat menjadi kunci agar masyarakat semakin yakin.

“Sekarang masyarakat sudah merasakan manfaatnya. Mereka semakin percaya karena pengelolaannya dilakukan secara terbuka dan transparan,” pungkasnya.

Kunjungan ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan BAZNAS dalam mendorong kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang profesional, amanah, dan berkelanjutan.

( hr )

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *