Bupati Garut Canangkan Pengolahan Sampah Harus Mandiri dan Berkelanjutan

Berita, Uncategorized142 Dilihat
banner 468x60

GARUT, Tarogong Kidul -86News co.– Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan kerja dari Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia di Kantor Bupati Garut, Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (7/5/2026).

Dalam pertemuan ini, fokus utama pembahasan terletak pada penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani persoalan sampah melalui pendekatan yang lebih komprehensif dan berkelanjutan.

banner 336x280

Bupati Garut menegaskan bahwa penanganan sampah tidak bisa dilakukan secara sektoral, melainkan harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Ia berencana menghidupkan kembali gerakan kemandirian pengolahan sampah di berbagai lini, mulai dari lingkungan perkantoran, kelurahan, kecamatan, hingga sekolah.

“Sebetulnya sudah ada, alhamdulilah kita sudah baik tapi kita akan dorong lagi karena ini merupakan amanat Pak Presiden,” ucap Bupati Garut.

Bupati Garut menekankan pentingnya konsep ekonomi sirkular dalam manajemen sampah. Menurutnya, sampah tidak boleh hanya dipandang sebagai limbah, tetapi sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi berkelanjutan.

“Jadi sampah itu bisa juga memberikan manfaat ekonomi yang sustain berkelanjutan sehingga pengolahan sampah menjadi mandirinya, jadi tidak hanya sesaat tapi terus berjalan dan mungkin tidak harus kegiatan yang mahal, yang ada aja kita bisa manfaatkan,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kementerian LH RI, Mohammad Noor Andi Kusumah, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten Garut. Ia menyebutkan bahwa langkah Bupati Garut sejalan dengan arahan Menteri LH untuk melakukan pembinaan pengolahan sampah di daerah, terutama dengan memutus rantai penumpukan di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA).

“Jadi saya rasa kebijakan Pak Bupati perlu kami dukung karena memang ini sejalan tadi dimulai dari pemukiman, perumahan, beliau sampaikan sampai dengan sekolah, perkantoran, jadi saya rasa ini menjadi satu kebijakan yang sangat baik dan kita akan dukung itu,” tutur Mohammad Noor Andi.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Garut, Jujun Juansyah, menyampaikan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti hasil kesepakatan antara Bupati Garut dan Kementerian LH RI. Fokus utama ke depan adalah memperkuat pemberdayaan masyarakat agar mampu mengelola sampah secara mandiri di wilayah masing-masing.

 

MUKRIN

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *