SEMARANG, 86News.co – Ajang bergengsi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kota Semarang tahun 2026 resmi dibuka secara meriah di GOR Manunggal Jati, Selasa (12/5/2026). Kegiatan tahunan yang diikuti ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan dan sekolah se-Kota Semarang ini menjadi momentum strategis untuk menjaring bibit atlet muda berbakat sekaligus memupuk semangat olahraga sejak usia dini.
Sejak pagi, suasana di lokasi pertandingan sudah dipenuhi semangat juang. Para peserta tampak bersiap diri, didampingi oleh pelatih dan guru pendamping, sementara kerumunan penonton yang terdiri dari keluarga dan warga masyarakat memenuhi tribun. Gemuruh sorakan dan tepuk tangan terus bergema, menghidupkan suasana kompetisi yang sehat dan penuh antusiasme.
Turut hadir dalam acara pembukaan, Ketua Umum Pengurus Cabang Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Kota Semarang, Kompol Agus Sumiarso. Turut hadir pula Pimpinan Redaksi Wartakencana.com, Yehezkiel Agus Prajitno, yang juga menjabat sebagai Humas dan Media FORKI Kota Semarang.
Dalam sambutannya, Agus Sumiarso menekankan bahwa POPDA bukan sekadar ajang adu kemampuan fisik dan teknik semata. Lebih dari itu, kompetisi ini memiliki peran vital dalam membangun karakter generasi muda. Menurutnya, nilai-nilai disiplin, kerja keras, kejujuran, dan rasa persaudaraan adalah hal utama yang harus ditanamkan melalui olahraga.
“Melalui POPDA ini, kami berharap lahir generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik dan berprestasi, tetapi juga memiliki jiwa sportivitas tinggi. Mereka harus siap membawa nama baik Kota Semarang hingga ke kancah kompetisi yang lebih tinggi,” ujar Agus Sumiarso.
Pada edisi tahun ini, beragam cabang olahraga dipertandingkan, dengan kategori bela diri menjadi salah satu yang paling menyita perhatian, meliputi karate, taekwondo, hingga pencak silat. Setiap pertandingan berlangsung ketat namun tetap berjalan santun, diiringi dukungan penuh dari penonton yang terus memacu semangat para atlet pelajar.
Pihak panitia pelaksana menjelaskan bahwa ajang ini merupakan tahap awal seleksi resmi. Para atlet yang menunjukkan performa terbaik dan lolos dari persaingan ketat nantinya akan ditunjuk untuk mewakili Kota Semarang pada ajang POPDA tingkat Provinsi Jawa Tengah. Oleh karena itu, seluruh rangkaian pertandingan telah disusun dan dilaksanakan mengacu pada aturan kompetisi standar resmi, guna membiasakan para peserta dengan standar pertandingan nasional.
Acara pembukaan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta, panitia, dan tamu undangan. Momen ini menjadi simbol persatuan dan komitmen bersama dalam memajukan dunia olahraga pelajar di Kota Semarang.
Pemerintah Kota Semarang pun kembali menegaskan komitmen penuhnya untuk terus mendukung pembinaan atlet usia dini. Melalui agenda rutin seperti POPDA 2026, diharapkan akan terus lahir atlet-atlet muda berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah, sekaligus mencetak generasi muda yang sehat, tangguh, disiplin, dan berkarakter kuat.
(Vio Sari)

















