Jeneponto, 86News.co – Pemerintah Kabupaten Jeneponto menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyelarasan Program Corporate Social Responsibility (CSR) dengan Prioritas Daerah Tahun 2026–2027 yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Jeneponto, Selasa (12/5/2026).
Rakor tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE., MM, didampingi Pj Sekretaris Daerah Dr. Aspa Muji, SSTP., M.Si, Kepala Bappeda Dr. H. Alfian Afandy Syam, SSTP., ST., MT., Ph.D, jajaran OPD terkait, pihak perusahaan, serta tamu undangan lainnya.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan melalui penyelarasan program CSR agar sejalan dengan arah pembangunan dan kebutuhan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Jeneponto H. Paris Yasir menegaskan bahwa program CSR harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat serta mendukung agenda prioritas pembangunan daerah.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan sangat penting agar program CSR dapat mendukung prioritas pembangunan daerah tahun 2026–2027 secara tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujar Bupati.
Bupati juga menekankan pentingnya komunikasi dan sinergitas lintas sektor agar program-program yang dijalankan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, khususnya pada sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga pengentasan kemiskinan.
Sementara itu, Kepala Bappeda Kabupaten Jeneponto Dr. H. Alfian Afandy Syam dalam pemaparannya menyampaikan bahwa penyelarasan program CSR dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah menjadi hal penting agar setiap program yang dilaksanakan memiliki arah yang jelas, efektif, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Dalam forum tersebut turut dibahas sejumlah usulan program prioritas daerah yang dapat dikolaborasikan melalui dukungan CSR perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Jeneponto.
Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berharap terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah dan dunia usaha guna mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (Jahja)

















