BANYUMAS, 86News.co – Keseriusan Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat dalam menggenjot produksi getah di musim kemarau bukan sekadar isapan jempol.
Guna memastikan target produksi tetap berada di jalur yang benar (on the track), jajaran manajemen KPH Banyumas Barat langsung turun gunung menemui para pahlawan produksi di garda terdepan melalui kegiatan “Sambang Penyadap” di Basecamp.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Administratur KKPH Banyumas Barat, Herry Merkussiyanto Putro, S.Hut., didampingi oleh Waka Adm KSKPH beserta Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis (Kasi PE).
Aksi jemput bola ini merupakan tindak lanjut konkret atas arahan dan pembinaan intensif yang sebelumnya diberikan oleh Direktur Komersial Perum Perhutani, Anggar Widayatmoko, S.Hut., bersama Kepala Divisi Regional Jawa Tengah, Asep Dedy Mulyadi, S.Hut.
Dalam kesempatan tersebut, Herry Merkussiyanto Putro menyampaikan bahwa musim kemarau bukanlah hambatan, melainkan tantangan yang harus disiasati dengan strategi yang tepat dan konsistensi di lapangan.
“Kami hadir di sini untuk mengawal instruksi dari jajaran Direksi dan Divre Jateng. Satker getah di KPH Banyumas Barat harus tetap fokus dan on the track.
Kita ingin memastikan bahwa seluruh sarana, prasarana, dan yang paling utama adalah kesejahteraan serta semangat para penyadap di basecamp ini tetap terjaga dengan baik,” ujar Herry.
Melalui dialog hangat di basecamp, manajemen KPH Banyumas Barat tidak hanya memberikan instruksi teknis terkait optimalisasi sadapan di musim kering, tetapi juga mendengarkan langsung aspirasi para penyadap.
Pendekatan humanis ini diharapkan mampu mendongkrak moral kerja para penyadap, sehingga target produksi getah yang telah ditetapkan oleh perusahaan dapat tercapai secara maksimal hingga akhir tahun.
Dengan sinergi yang kuat antara manajemen dan pekerja lapangan, KPH Banyumas Barat optimistis mampu melewati tantangan musim kemarau tahun ini dengan catatan performa produksi getah yang memuaskan. (Tugiman)

















