Jaga Stabilitas Harga Jelang Idul Adha, Pemkab Garut Gelar Gerakan Pangan Murah

Berita, Pemerintahan684 Dilihat
banner 468x60

GARUT, 86News co – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) serentak yang digelar di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Garut, Jalan Terusan Pahlawan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (22/5/2026).

Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif DKP yang mempertemukan langsung produsen pangan dengan masyarakat. Ia menyoroti potensi besar pelaku usaha pangan lokal di Garut yang kini mulai bertransformasi dari sekadar menjual komoditi mentah menjadi produk olahan bernilai tambah.

banner 336x280

“Saya lihat ada beberapa petani yang sudah maju bukan hanya sekedar menjual komoditi tapi juga produk olahan. Ada bawang, ada minyak bawang, juga tadi ada cabe dan lain-lain, dan juga tadi daging, produk peternakan sehingga kemudian saya terinspirasi untuk mengajak Bu Salsa, ini Korwil MBG untuk ke depan itu kita mengupayakan lebih banyak lagi penyerapan produk-produk lokal sesuai dengan ketentuan,” ucap Bupati Garut.

Bupati Garut juga menekankan pentingnya promosi, baik secara daring maupun luring. Ia menginstruksikan dinas terkait agar setiap event besar, baik budaya maupun olahraga, menyediakan gerai khusus bagi produk olahan pangan lokal agar masyarakat bisa dengan mudah membeli produk tersebut sebagai oleh-oleh khas daerah.

Selain itu, Abdusy Syakur Amin berpesan kepada para pemangku kepentingan, termasuk pihak terkait dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), untuk terus menjaga kekompakan dan komunikasi.

“Saya minta lebih komunikasi, lebih kerja sama lagi terkait dengan proses di MBG juga ya, keamanannya, kemudian semuanya pasokannya, distribusinya, kalau ada dinamika mah biasa lah itu ya, cuman yang penting kita kompak, kita selesaikan bersama, sehingga ke depan jauh lebih baik lagi,” lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Garut, Yani Yuliani, menjelaskan bahwa GPM ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Barat untuk memfasilitasi masyarakat menjelang hari besar keagamaan Idul Adha.

“Insyaallah kalau untuk ketersediaan pangan kita masih mencukupi untuk Kabupaten Garut tetapi untuk kegiatan GPM ini kita rutin menyiapkan 3,5 ton komoditi pangan. Untuk harga kita menyediakan harga di bawah harga pasar. Karena memang langsung dari pelaku usaha dan kita bekerja sama dengan Perum Bulog yang mana sudah ada standar aturan tidak boleh di atas HET,” kata Yani.

Yani menambahkan, minat pelaku usaha pangan olahan terhadap program ini sangat tinggi. Pihaknya berkomitmen untuk menindaklanjuti arahan Bupati Garut dalam menggencarkan promosi dan pemasaran produk-produk lokal, termasuk ketersediaan bahan pokok seperti minyak goreng yang saat ini dipastikan tersedia dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

“Saat ini sebetulnya saya juga cukup luar biasa, manakala kami menggandeng para pelaku usaha pangan, mereka sangat minatnya cukup tinggi terhadap pangan-pangan olahan sehingga tadi bapak bupati menyampaikan bahwa ini harus terus digencarkan program-program membantu para pelaku usaha pangan ini dibantu untuk promosi dan pemasaran,” jelas Yani.

Dalam GPM kali ini, DKP Kabupaten Garut menyediakan beberapa kebutuhan pangan seperti tepung terigu Rp11.000, gula pasir Rp18.000, telur ayam ras Rp27.000, daging ayam ras Rp35.000, produk perikanan dan peternakan mulai dari harga Rp10.000/kg, paket sayuran Rp5000/paket, minyak goreng Rp19.000, beras premium Rp15.000/kg, produk olahan pangan Rp10.000/pouch.

MUKRIN

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *