Kepala Lapas Kelas IIA Cikarang Urip Dharma Yoga Gelar Sholat Idul Adha 2026 dan Penyembelihan 16 Hewan Kurban Bersama Warga Binaan

Berita, Uncategorized162 Dilihat
banner 468x60

Bekasi, 86News.co – Perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Cikarang berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan. Momentum hari besar keagamaan tersebut dirayakan melalui pelaksanaan Sholat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban bersama para petugas serta warga binaan pemasyarakatan.

Kegiatan dilaksanakan di Lapangan Rumput Lapas Kelas IIA Cikarang dan diikuti langsung oleh Kepala Lapas Cikarang, jajaran pejabat manajerial, petugas lapas, hingga warga binaan yang beragama Islam.

banner 336x280

Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 H/2026 M dipimpin oleh Misbahul Ulum dari Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bekasi yang bertindak sebagai imam sekaligus khatib.

Dalam khutbahnya, Ustadz Misbahul Ulum menyampaikan pesan tentang makna keikhlasan, pengorbanan, serta pentingnya meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT dalam kehidupan sehari-hari.

Usai pelaksanaan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban yang dilakukan sesuai syariat Islam oleh panitia kurban Lapas Kelas IIA Cikarang. Tahun ini, total terdapat 16 ekor hewan kurban yang disembelih, terdiri dari 12 ekor sapi dan 4 ekor kambing.

Sebagai bentuk kepedulian sosial dan penguatan hubungan dengan masyarakat sekitar, dua ekor sapi kurban tidak disembelih di dalam lapas, melainkan disalurkan kepada desa binaan Lapas Kelas IIA Cikarang.

Kepala Lapas Kelas IIA Cikarang, Urip Dharma Yoga, menjelaskan bahwa satu ekor sapi diserahkan kepada Mushola Jamilah Nur Sobar di RT 014 RW 008, Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Sementara satu ekor sapi lainnya disalurkan ke Mushollah Nurul Falah di Kampung Sampora RT 002 RW 010, Desa Pasirtanjung, Kecamatan Cikarang Pusat.

“Selain melakukan penyembelihan hewan kurban di dalam lapas, kami juga menyalurkan satu ekor sapi kepada Mushola Jamilah Nur Sobar dan satu ekor sapi kepada Mushollah Nurul Falah sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat sekitar,” ujar Urip Dharma Yoga di sela kegiatan penyembelihan kurban.

Ia menjelaskan, seluruh proses penyembelihan dilakukan dengan memperhatikan aspek kebersihan, kesehatan, keamanan, dan ketentuan syariat Islam agar pelaksanaan ibadah kurban berjalan baik sesuai aturan.

Daging hasil penyembelihan kemudian dipotong, ditimbang, dan dikemas oleh panitia bersama warga binaan yang turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Keterlibatan warga binaan menjadi bagian dari program pembinaan kepribadian dan keterampilan sekaligus penanaman nilai gotong royong dan kebersamaan.

“Seluruh proses pengolahan dan pendistribusian daging kurban dilaksanakan secara tertib, terkoordinasi, dan transparan untuk memastikan pemerataan distribusi kepada seluruh pihak yang berhak menerima,” jelasnya.

Selain mendistribusikan dua ekor sapi ke desa binaan, panitia kurban juga membagikan sebanyak 190 bungkus daging kurban kepada 190 kepala keluarga yang berada di lingkungan sekitar Lapas Kelas IIA Cikarang.

Menurut Urip Dharma Yoga, kegiatan Idul Adha ini menjadi sarana penting untuk menumbuhkan nilai kepedulian sosial, solidaritas, rasa syukur, serta memperkuat hubungan antara petugas lapas dan warga binaan.

“Kegiatan ini menjadi sarana untuk menumbuhkan nilai kepedulian sosial, kebersamaan, solidaritas, dan rasa syukur di lingkungan Lapas Kelas IIA Cikarang,” katanya.

Seluruh rangkaian kegiatan Hari Raya Idul Adha 1447 H kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan keagamaan tersebut.

Urip berharap, kegiatan keagamaan seperti ini dapat terus menjadi bagian dari pembinaan spiritual warga binaan sekaligus memperkuat sinergi antara petugas dan warga binaan dalam kegiatan sosial keagamaan.

“Diharapkan dengan kegiatan ini dapat meningkatkan pelaksanaan kegiatan keagamaan sebagai sarana pembinaan kepribadian dan spiritual bagi warga binaan pemasyarakatan, serta memperkuat sinergi antara petugas dan warga binaan dalam pelaksanaan kegiatan sosial keagamaan guna menumbuhkan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial,” pungkasnya. (Red/fzl)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *