Secangkir Kopi Pemecah Sekat: Saat Jenderal dan Driver Ojol Duduk Bersama di Jepara

Berita, Uncategorized1499 Dilihat
banner 468x60

Jepara, 86News.co – Suasana di Kopinan 24 Jam Jepara pada Sabtu siang (30/5/2026) tampak berbeda dari biasanya. Ratusan jaket hijau dan orange khas pengemudi ojek online (ojol) memenuhi sudut-sudut kedai. Namun, alih-alih sedang menunggu orderan, hari itu mereka duduk santai, mengobrol, dan menyeruput kopi bersama pihak kepolisian dalam acara bertajuk “Polantas Menyapa”.

Bukan sekadar agenda seremonial biasa, acara yang diinisiasi oleh Korlantas Polri dan Satlantas Polres Jepara ini dihadiri langsung oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. Hadir pula Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol. M. Pratama Adhyasastra, S.I.K., S.H., M.H., serta Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto, bersama anggota.

banner 336x280

Pemilihan kedai kopi sebagai lokasi acara terbukti ampuh mencairkan ketegangan. Sekat antara aparat penegak hukum dan masyarakat jalanan seketika runtuh dalam atmosfer yang kasual.

Dalam obrolan santai tersebut, Kakorlantas Irjen Pol. Agus Suryonugroho menegaskan bahwa program “Polantas Menyapa dan Melayani” merupakan instruksi langsung dari Kapolri. Tujuannya adalah mengubah paradigma lama masyarakat terhadap polisi lalu lintas.

“Kami ingin polantas tidak lagi dipandang semata-mata sebagai aparat penegak hukum yang kaku, tetapi sebagai sahabat, pelayan, dan mitra yang selalu hadir di tengah masyarakat,” ujar Kakorlantas hangat.

Beliau juga berharap momen ini menjadi jembatan untuk komunikasi yang lebih erat ke depan. Menurutnya, komunitas ojol dan Polri harus berjalan beriringan dalam semangat kolaborasi dan persaudaraan.

Sementara itu, Kapolres Jepara AKBP Hadi Kristanto menjelaskan bahwa acara ini dirancang sebagai ruang komunikasi dua arah. Polisi ingin mendengar langsung realita yang dihadapi para driver di lapangan.

“Kami ingin mendengar keluh kesah, masukan, maupun kendala yang dihadapi rekan-rekan driver ojol. Bagi kami, mereka adalah mitra strategis dalam menciptakan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) di Jepara,” jelas AKBP Hadi.

Langkah jemput bola ini mendapat apresiasi tinggi dari komunitas ojol. Salah satu driver yang hadir mengaku senang karena bisa berbicara langsung dengan para jenderal tanpa rasa canggung.

“Kami sangat berterima kasih. Lewat acara santai seperti ini, kami jadi tidak takut atau canggung untuk menyampaikan aspirasi dan kendala kami di jalanan. Hari ini kami merasa benar-benar diayomi dan diperhatikan,” ungkapnya jujur.

Sebagai bentuk apresiasi atas peran ojol dalam menjaga ketertiban jalan raya dan kondusivitas kota, Polres Jepara bersama Korlantas Polri membagikan sejumlah sarana kontak dan bantuan sosial di akhir acara.

Melalui kehangatan secangkir kopi ini, Polres Jepara berharap sinergi dengan para pekerja jalanan akan semakin solid. Dengan komunikasi yang menyentuh hati ini, diharapkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Jepara dapat ditekan secara signifikan.

(hms/vio)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *