Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Jeneponto Berlangsung Hikmad, Bupati Paris Yasir Serahkan Santunan BPJS Ketenagakerjaan Kepada Ahli Waris

Berita, Pemerintahan102 Dilihat
banner 468x60

JENEPONTO, 86News.co – Pemerintah Kabupaten Jeneponto melaksanakan Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Kantor Bupati Jeneponto, Selasa (2/6/2026), yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan. Momentum tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan Jaminan Kematian (JKM) BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pekerja di Kabupaten Jeneponto.

Upacara yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” dipimpin langsung oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, SE., MM, selaku Inspektur Upacara. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, ASN, PPPK, serta unsur TNI dan Polri.

banner 336x280

Dalam amanatnya, Bupati Paris Yasir menegaskan bahwa Pancasila merupakan dasar negara sekaligus ideologi bangsa yang harus terus dijaga dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila menjadi perekat keberagaman bangsa Indonesia sekaligus pedoman dalam mewujudkan persatuan dan kemajuan bangsa.

“Tema Hari Lahir Pancasila tahun ini mengandung pesan bahwa nilai-nilai Pancasila tidak hanya mempersatukan bangsa Indonesia, tetapi juga menjadi inspirasi dalam menciptakan perdamaian dunia,” ujar Bupati.

Ia juga mengajak seluruh aparatur pemerintah untuk memperkuat semangat gotong royong, menjaga persatuan dan kesatuan, serta meningkatkan dedikasi dalam mendukung pembangunan daerah demi terwujudnya Kabupaten Jeneponto yang maju dan sejahtera.

Usai pelaksanaan upacara, Bupati Jeneponto bersama BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng dan Jeneponto menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada empat ahli waris pekerja yang meninggal dunia di Kabupaten Jeneponto.

Penyerahan santunan tersebut turut disaksikan jajaran Forkopimda Kabupaten Jeneponto sebagai bentuk nyata komitmen negara dalam menghadirkan perlindungan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bantaeng dan Jeneponto, Firdaus, mengatakan santunan diberikan kepada ahli waris dari Muh. Sattuhan, Resman, Armin Arifin, dan Astati. Masing-masing ahli waris menerima manfaat Jaminan Kematian sebesar Rp42 juta.

“Ahli waris menerima manfaat tersebut karena itu merupakan hak mereka sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Semoga santunan ini dapat membantu dan mengurangi beban keluarga yang ditinggalkan,” ujar Firdaus.

Firdaus juga mengingatkan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja, baik formal maupun informal. Menurutnya, masyarakat pekerja dapat memperoleh perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran yang terjangkau.

Ia menjelaskan, terhitung April hingga Desember 2026, iuran kepesertaan tenaga kerja informal atau Bukan Penerima Upah (BPU) mendapat keringanan sebesar 50 persen. Dari iuran normal Rp16.800 per bulan untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), peserta hanya membayar Rp8.400 per bulan. Jika ditambah program Jaminan Hari Tua (JHT) sebesar Rp20.000, maka total iuran menjadi Rp28.400 per orang per bulan.

Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pekerja.

“Semakin banyak pekerja yang terdaftar, maka semakin banyak pula yang terlindungi. Ketika terjadi risiko kecelakaan kerja atau meninggal dunia, maka pekerja maupun ahli waris berhak mendapatkan santunan,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Paris Yasir berharap seluruh pekerja di Kabupaten Jeneponto dapat menjadi peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan sebagai langkah perlindungan diri dan keluarga.

“Tidak ada seorang pun yang bisa memastikan kapan takdir itu datang. Karena itu, para pekerja perlu memastikan dirinya telah terlindungi melalui BPJS Ketenagakerjaan,” tutupnya.

Upacara Hari Lahir Pancasila dan penyerahan santunan BPJS Ketenagakerjaan tersebut berlangsung tertib dan penuh khidmat sebagai wujud implementasi nilai kemanusiaan, gotong royong, dan kepedulian sosial yang terkandung dalam Pancasila. (Jahja)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *