PDAM Tritanadi Unit Lahewa Alami Kerugian Besar, Pemda Nias Utara Segera Mencari Sumber Pencemaran

Berita, Uncategorized501 Dilihat
banner 468x60

Nias Utara, 86News.co  – PDAM Unit Lahewa yang dikelola PT Tirtanadi Sumatera Utara kembali menghentikan distribusi air ke pelanggan mulai 6 Juni 2026. Ini pencemaran ketiga kalinya dalam tahun 2026, setelah insiden serupa terjadi Maret dan 16 April lalu.

Keputusan diambil setelah petugas menemukan air di bak tampungan berminyak dan berbau amis menyengat. Sampel sudah dikirim ke laboratorium Medan untuk uji kelayakan.

banner 336x280

Kepala Cabang Nias Selatan PT Tirtanadi, Arham Gea, membenarkan insiden berulang tersebut. “Ketiganya terjadi selama PDAM Unit Lahewa beroperasi tahun 2026. Sumber pencemaran belum diketahui,” ujarnya.

Kerugian yang ditanggung perusahaan antara lain operasional petugas tetap jalan, pembayaran meteran listrik, sementara pemasukan dari pelanggan terhenti karena distribusi distop. “Kami tidak mungkin kirim air yang tidak layak konsumsi. Mohon pelanggan bersabar,” kata Kepala Cabang PDAM Tirtanadi Arham Gea.

Manajemen mengaku sudah berkoordinasi dengan pihak berwenang dan lembaga lingkungan, namun sumber pencemaran belum teridentifikasi. Evaluasi SOP internal sedang berjalan.

Arham Gea berjanji segera bertemu Pemda Nias Utara untuk mencari solusi tuntas. Manajemen juga mengingatkan, jika Pemda tidak segera bertindak, PT Tirtanadi akan mempertimbangkan keputusan terkait kerja sama pengelolaan.

Pemerhati Nias Utara, Aris Harefa, mendesak Pemda bertindak tegas menelusuri sumber pencemaran. “Jangan karena usaha satu pihak, banyak orang dirugikan. Air ini kebutuhan orang banyak,” tegasnya.

Warga Lahewa menuntut transparansi hasil investigasi dan jaminan keamanan air jangka panjang. Pemkab Nias Utara melalui dinas terkait disebut akan turun ke lokasi.

Beberapa warga berasumsi dugaan bahwa kenapa setiap beroperasi MBG yang terletak di atas sumber PDAM muncul masalah pencemaran di PDAM sewaktu di tutup oleh BGN kedua Dapur MBG di lahewa itu, PDAM lancar dan tidak ada pencemaran…ini merupakan tanda tanya besar kami sebagai masyarakat lahewa l.

PT Tirtanadi menyatakan fokus menormalkan produksi dan memastikan keselamatan karyawan serta lingkungan. “Kami minta dukungan masyarakat dan pemerintah agar segera bangkit,” tutup manajemen.

Reporter: Fzal

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *