Amizaro Waruwu Bupati Nias Utara Wakili 30 Daerah 3T RI Jadi Narasumber di Istana

Berita, Pemerintahan1182 Dilihat
banner 468x60

Nias Utara, 86News.co – Suara Daerah Tertinggal Didengar Presiden.Sebuah sejarah baru bagi masyarakat Nias Utara. Bupati Amizaro Waruwu mendapat kehormatan mewakili 30 daerah tertinggal, terdepan, terluar se-Indonesia menjadi narasumber dalam forum strategis di Istana Negara, Jakarta.3T

Pertemuan langsung dihadiri Kepala Staf Kepresidenan, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Wakil Menteri Bappenas, serta jajaran kementerian terkait. Agenda tunggal: mendengar suara daerah agar pembangunan nasional lebih merata dan berkeadilan.

banner 336x280

“Ini kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Saya hadir bukan hanya untuk Nias Utara, tapi membawa harapan 30 daerah yang selama ini butuh percepatan,” ujar Amizaro Waruwu dalam pemaparannya. Senin (8/06/2026)

Suara Daerah Sampai ke Pusat

Penunjukan Bupati Nias Utara mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal. Kepercayaan itu diberikan karena Pemkab Nias Utara dinilai aktif mendorong percepatan pembangunan di wilayah 3T.

Di hadapan para pengambil kebijakan, Amizaro Waruwu Bupati Nias Utara,menyampaikan kondisi riil di lapangan: capaian pembangunan, program yang berjalan, hingga tantangan akses, infrastruktur, dan pelayanan dasar yang masih dihadapi warga daerah kepulauan.

Momen ini menjadi bukti nyata suara dari ujung utara Pulau Nias kini didengar langsung pusat. Diharapkan forum melahirkan kebijakan dan program yang lebih tepat sasaran untuk mengejar ketertinggalan dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Amizaro Waruwu perjuangkan Nias Utara berharap hasil pertemuan ini jadi pemicu sinergi pusat-daerah. Targetnya jelas: daerah 3T lebih maju, sejahtera, dan tidak lagi tertinggal.

“Semangat perjuangan ini harus jadi pemicu sinergi seluruh elemen masyarakat Nias Utara. Kita ingin daerah lebih maju dan tidak lagi tertinggal,” tegas Amizaro.

Warga Nias Utara menyambut kabar ini dengan bangga. Bagi mereka, kehadiran Bupati di Istana adalah simbol bahwa daerah 3T tidak lagi dipinggirkan dalam peta pembangunan nasional.(Fzal)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *