CILACAP, 86News.co – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat menyatakan dukungan penuh atas terselenggaranya event internasional bertajuk Hiu Selatan Hard Enduro 2026.
Ajang balap motor trail bergengsi skala dunia ini rencananya akan digelas selama tiga hari, yakni pada tanggal 2, 3, dan 4 Juli 2026 mendatang di Sirkuit Jeruklegi, Kabupaten Cilacap.
Bentuk komitmen dan sinergi ini ditegaskan langsung oleh Administratur (ADM) KPH Banyumas Barat, Herry Merkussiyanto Putro, S.Hut., didampingi Wakil Administratur KSKPH, saat menghadiri Undangan Rapat Koordinasi Rencana Event Ulang Tahun Komunitas Adventure Hiu Selatan di Gedung Sekretariat Daerah (Sekda) Kabupaten Cilacap.
Ajang tahunan ini dinilai menjadi momentum strategis untuk mengenalkan potensi wilayah Kabupaten Cilacap di mata dunia, khususnya di sektor pariwisata (sport tourism) serta sektor pengelolaan hutan yang terpadu dan berkelanjutan.
Berdasarkan rencana jalur, sebagian rute kompetisi dipastikan akan melintasi kawasan hutan yang berada di bawah wilayah kerja KPH Banyumas Barat.
“Kami dari jajaran Perhutani Banyumas Barat sangat mendukung ajang bergengsi skala internasional ini, yang informasinya akan diikuti oleh pembalap dari 28 negara. Namun, catatan penting kami adalah pelaksanaan event ini harus tetap menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak merusak fungsi utama hutan,” ujar Herry Merkussiyanto Putro di sela-sela kegiatan.
Secara teknis, rute yang akan dilewati para rider dunia tersebut berada di kawasan hutan Divisi Regional Jawa Tengah, tepatnya pada Petak 70, Resot Pemangkuan Hutan (RPH) Radekan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Bokol, KPH Banyumas Barat.
Pihak Perhutani berharap, melalui kolaborasi yang apik antara panitia Hiu Selatan, Pemerintah Kabupaten Cilacap, dan Perhutani, event internasional ini tidak hanya sukses dari sisi penyelenggaraan, tetapi juga membawa dampak positif yang nyata bagi masyarakat lokal.
“Semoga dengan hadirnya ribuan pengunjung dan peserta dari mancanegara, acara adventure Enduro ini mampu menggerakkan roda perekonomian daerah, terutama dalam mengangkat dan memajukan sektor UMKM di Kabupaten Cilacap,” pungkas Herry. (Tugiman)











