Deklarasi Gerakan Tanam hingga Panen Padi Organik, Ini Kata Sekda Ciamis

Berita, Pemerintahan166 Dilihat
banner 468x60

Ciamis, 86News.co – Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar Panen Padi Organik Tingkat Kabupaten Ciamis yang dirangkaikan dengan Peresmian Sekretariat Klaster Padi Pamarican di areal persawahan Kelompok Tani Parikesit, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kamis (16/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Gerakan Tanam Padi Organik yang telah dilaksanakan pada April 2026. Setelah melalui masa budidaya selama kurang lebih 110 hari, hamparan padi organik di Desa Bangunsari memasuki masa panen sebagai hasil penerapan sistem budidaya yang sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

banner 336x280

Sebagai lokasi panen tingkat kabupaten, hamparan sawah Kelompok Tani Parikesit seluas 24,36 hektare dipilih sebagai representasi keberhasilan pengembangan pertanian organik di Kabupaten Ciamis. Hingga tahun 2026, luas lahan padi organik tersertifikasi di Kabupaten Ciamis telah mencapai 54,46 hektare yang tersebar di Kecamatan Cihaurbeuti, Pamarican, Banjarsari, dan Banjaranyar.

Panen padi organik ini menjadi bukti semakin berkembangnya penerapan pertanian organik di Kabupaten Ciamis. Selain menghasilkan pangan yang sehat dan berkualitas, sistem budidaya organik juga menjadi langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi para petani.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Direktorat Serealia Kementerian Pertanian RI, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Barat, Bank Indonesia Perwakilan Tasikmalaya, unsur Forkopimda Kabupaten Ciamis, Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, para Asisten Daerah dan Staf Ahli, Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Ciamis, para Camat, Ketua APDESI Kabupaten Ciamis, penyuluh pertanian, Ketua Forum Penyuluh Pertanian, Ketua Gapoktan dan Kelompok Tani se-Kecamatan Pamarican, Organisasi Organik Ciamis, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Dr. H. Andang Firman Triyadi, M.T., hadir mewakili Bupati Ciamis sekaligus membacakan sambutan Bupati.

Dalam sambutan yang dibacakannya, Sekda menyampaikan bahwa Kabupaten Ciamis memiliki potensi pertanian yang sangat besar. Luas baku sawah mencapai 32.386 hektare dengan produksi Gabah Kering Giling (GKG) sekitar 402.917 ton per tahun atau setara 257.947 ton beras. Potensi tersebut menjadi modal strategis dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus menopang perekonomian masyarakat.

Beliau menuturkan, pembangunan sektor pertanian tidak cukup hanya berorientasi pada peningkatan produksi. Menurutnya, produktivitas harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan, memperbaiki kualitas tanah, serta menghasilkan pangan yang sehat dan aman bagi masyarakat.

Karena itu, Pemerintah Kabupaten Ciamis terus mendorong penerapan Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) melalui penggunaan pupuk organik, pengelolaan lahan yang bijaksana, serta pengendalian organisme pengganggu tanaman secara terpadu. Pendekatan tersebut diyakini mampu mewujudkan pertanian yang produktif sekaligus berkelanjutan.

Beliau juga mengapresiasi semangat para petani yang terus berinovasi dalam mengembangkan pertanian organik. Keberhasilan panen hari ini, menurutnya, merupakan buah dari kerja keras, ketekunan, dan kolaborasi seluruh pihak dalam membangun sektor pertanian yang semakin maju.

“Panen padi organik hari ini bukan sekadar keberhasilan memanen hasil pertanian. Lebih dari itu, ini merupakan bukti bahwa kolaborasi, inovasi, dan komitmen bersama mampu menghadirkan sistem pertanian yang sehat, produktif, dan berkelanjutan. Apa yang kita lakukan hari ini adalah investasi bagi masa depan pertanian Kabupaten Ciamis,” demikian sambutan Bupati yang dibacakan Sekda.

Sekda turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian RI, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bank Indonesia Perwakilan Tasikmalaya, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pengembangan pertanian organik di Kabupaten Ciamis. Sinergi tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan Peresmian Sekretariat Klaster Padi Pamarican yang ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Sekretaris Daerah. Peresmian tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat kelembagaan petani sekaligus membangun pusat koordinasi pengembangan pertanian organik di Kabupaten Ciamis.

Untuk diketahui bahwa bangunan Sekretariat Klaster Padi Pamarican yang beru di resmikan terawbut, merupkan bantuan dari Bank Indonesia (BI) Wilayah Tasikmalaya.

Keberadaan Sekretariat Klaster Padi Pamarican diharapkan menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, petani, penyuluh, akademisi, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan. Melalui sekretariat tersebut, pengembangan inovasi, peningkatan kapasitas petani, serta perluasan jejaring kemitraan diharapkan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan Panen Padi Organik Tingkat Kabupaten Ciamis dan Peresmian Sekretariat Klaster Padi Pamarican, Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pembangunan sektor pertanian yang tangguh, modern, dan berkelanjutan.

Semangat kolaborasi yang terus terbangun diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mengantarkan Kabupaten Ciamis sebagai salah satu daerah pelopor pengembangan pertanian organik di Jawa Barat.

(Hr)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *